Iklan

Kamis, 30 April 2020, 12.46.00 WIB
Last Updated 2020-04-30T05:46:16Z
Hukum dan kriminal

Naik Mobil Accord Bawa 5600 Gram Ganja,Praga Lebaran Di Penjara

Berita Viral
Tersangka Rizky Praga bersama daub ganjanya. (ist) 


Langkat, Metrolangkat.com

Ditengah kepanikan warga menghadapi pandemik Covid-19 dan kesibukan petugas disana sini ternyata diambil peluang oleh pemasok daun ganja yang satu ini. 

Untungnya,aksi jahat pelaku terendus petugas dan berhasil digagalkan. Adalah Rizky Praga Syam ( 28 ) warga Jln Letda Sujono, Gg. Subur, Kec. Bandar Selamat, Kec. Medan Tembung.

Pelaku diamankan bersama barang bukti daun ganja kering seberat 5600 gram atau seberat 5,6 kg saat melintas dikawasan Jln Lintas Aceh - Medan, Desa Bukit Tangga, Kec. Besitang, Kab. Langkat.

Selain barang haram tersebut, turut diamankan 2 (dua) unit HP merk Samsung dan Nokia serta 1 (satu) unit mobil Honda Accord warna silver, BK 1981 PA.
                     
Dalam rilis yang diterima Metrolangkatbinjai.com menyebutkan, penangkapan berawal dari diterimanya informasi oleh petugas Satresnarkoba.

Lalu dibawah komando Kasat Res Narkoba AKP Adi Haryono, SH dan Kanit II Ipda Sukma Atmaja melaksanakan monitoring jalur perbatasan Langkat - Aceh. 

• Sesampainya di Desa Halban, Kec. Besitang, Kab. Langkat, termonitor ada 1 (satu) unit Mobil pribadi Honda Accord warna silver BK 1981 PA yg mencurigakan. 

Selanjutnya Team Opsnal Sat Res Narkoba memberhentikan mobil tersebut, waktu itu tersangka terlihat membuang sesuatu dari dalam mobilnya 1 (satu) buah tas ransel yg setelah dibuka berisi beberapa bungkus daun ganja dan melarikan diri dengan mobilnya. 

Akhirnya di Desa Bukit Tangga, Kec. Besitang, Kab. Langkat, mobil TSK dapat dihentikan. Selanjutnya Team Opsnal Sat Res Narkoba melakukan penangkapan terhadap tersangka dan melakukan interogasi awal terhadap pelaku. 

Hasil intogerasi tersangka mengakui barang haram tersebut 
miliknya yang diperoleh dari seorang laki laki inisial T warga Kota Langsa, Kab. Aceh Utara, dengan membeli seharga Rp. 2.500.000,- yg rencananya akan diedarkan sendiri oleh tersangka di daerah Medan.(yong)