Iklan

Minggu, 12 April 2020, 22.08.00 WIB
Last Updated 2020-04-12T15:08:58Z
Advetorial

Ringankan Beban Warga, TP-PKK Bersama DWP Kab. Langkat Bagikan Paket Sembako

Berita Viral
Ketua PKK bersama Ketua DWP dan rombongan berikan paket sembako ke kaum dhuafa


Langkat-Metrolangkat.com

Sampai saat ini, mata rantai pandemi wabah virus corona belum berhenti, kesehatan warga masih terancam. 

Imbasnya juga pada melemahnya ekonomi, terutama bagi masyarakat kecil. 


Memahami situasi ini, Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Langkat, Melaksanakan Peduli Pencegahan Covid-19 Bhakti Sosial Dhuafa untuk warga negeri bertuah, Jum'at (10/4/2020). 

Membagikan 250 paket sembako kepada 125 kaum dhuafa dan 125 abang becak. Berupa beras 15 kg, minyak goreng 2 liter, telur 1 papan dan masker, bagi masing-masing penerima. 

Pembagiannya disebar disejumlah titik wilayah Kecamatan tempat mangkalnya abang becak. 

Yakni di Kecamatan Kuala, Stabat, Wampu, Hinai, Tanjung Pura, Gebang dan Sei Lepan. 

Ketua TP PKK Langkat Ny. Tiorita Terbit Rencana bersama ketua DWP Langkat Ny. Indra Salahuddin serta rombongan, langsung memberikan sembako. 

Mengenakan masker dan sarung tangan standard protokol Covid-19, mendatangi rumah kaum dhuafa, untuk bertemu menyerahkan bantuan kepada warga. 

"Sembako ini tidak seberapa, semoga dapat meringankan beban warga yang menerima," sebut ketua PKK dirumah warga Desa Raja Tengah, Kuala, Langkat. 


Suana itu jadi haru, kesedihan berimbas berlinangnya air mata. Bukan saja dari ketua PKK, warga penerima pun tak kuasa menahan kesedihan sekaligus haru karena senang. 

Keharuan ini jelas mengajarkan kepada semuanya, bahwa banyak masyarakat masih memerlukan uluran tangan dari yang mampu, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, dibawah acaman virus corona. 

Selain mengajak untuk selalu waspada dan berperilaku hidup sehat. Ketua PKK juga menghimbau saling membantu kepada sesama. 

"Menghadapi wabah ini, tidak bisa sendiri - sendiri, semuanya harus bersatu. Mari kita menyatukan langkah untuk membantu suadara-saudara kita," ajaknya. 
Pengurus PKK dan DWP bagikan paket sembako kepada Abang Becak

"Sebelumya kepada pihak yang telah memberikan bantuan, kami ucapkan terimakasih. Ini sebuah contoh tauladan untuk semuanya," kembali ketua PKK menuturkan. 


Warga yang menerima bantuan, menyambutnya dengan suka cita, dengan mengucapkan terimakasih. Suaranya terdengar mengharukan. 
Syahdunya menjadi simbol aura semakin dekatnya keagungan bulan suci ramadhan. 

"Mari kita sisihkan sebagian rezeki kita, kita bantu saudara kita untuk tersenyum menyambut ramadhan. Kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi, semoga menjadi amal ibadah," sebut ketua DWP menambahkan. 


Kepada abang becak, sembako dibagikan oleh masing-masing tim yang ditentukan, dititik lokasi mangkal. 

Yakni, di sekitar komplek kantor Bupati Langkat dan simpang Bupati Langkat Jln KH.Zainul Arifin. Simpang Wonosari Perdamain Stabat. Simpang Gohor Wampu. Simpang Pasar 10 Tanjung Beringin Hinai. Seputar kota Tanjung Pura.  Jalan lintas Sumut Desa Securai Gebang. Simpang Tiga kota Pangkalan Brandan Sei Lepan.

"Semoga Abang becak yang menerima, selalu murah rezeki dan sehat, serta waspada dan tabah di tengah-tengah badai Covid19 ini" doa ketua DWP..



Tidak Ada Positif Corona di Langkat
Teks: Berlangsungnya acara seremoni pemulangan warga selesai karantina di Posko Informasi Covid-19 Dinkes Langkat

 
Warga positif corona tidak ada di Kabupaten Langkat. Diakhir pekan ini, jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG), Orang Dalam Pengawasan (ODP) dan Pasien Dalam Pemantauan (PDP), jumlahnya terus menurun. 

"Allhamdulilah, ini semua berkat doa dan dukungan masyarakat Langkat dan kerja keras tim Gugus Tugas Penanggulangan dan Pencegahan Covid-19 Langkat. Terimakasih untuk  semua personil yang terlibat di garda terdepan," sebut Bupati Langkat Terbit Rencana PA, di Kuala, Langkat, Minggu (12/4/2020). 

Selaku Ketua Satgas Covid-19 Langkat, Bupati terus mengupayakan kasus corona tuntas hingga tidak ada lagi warga yang ODP, PDP apalagi Positif Corona. 

Sebab itu, pihaknya meminta masyarakat terus mengikuti himbauan pemerintah dan membiasakan diri berperilaku hidup sehat, dimana pun berada. 


Sementara, Jubir Satgas Covid-19 Langkat, Dr.M.Arifin Sinaga, memaparkan, jumlah ODP sebelumnya 39 orang, kini tinggal 12 orang dan selesai 27 orang. 

Jumlah PDP sebelumnya 4 orang, kini tinggal 2 orang dan selesai 2 orang. 

Jumlah OTG sebelumnya 3205 orang, selesai 2086 orang, masih menjalani karantina mandiri 1119 orang. 


"Untuk karantina di gedung PKK kini jumlahnya tinggal 24 orang, selebihnya karantina mandiri," ungkapnya saat  penyerahan surat keterangan sehat, di Aula Posko Covid-19 Dinkes Langkat, Stabat, Minggu (12/4/2020). 

Jadi jumlah yang sudah dibolehkan pulang dari PKK totalnya ada 86 orang. Selain sudah menjalani 14 hari karantina, juga dibolehkan pulang berdasarkan hasil pemeriksaan rapid test  negatif Covid-19 dan dalam keadaan sehat.


Saat ini, jumlah 24 orang di gedung PKK, sudah termasuk 11 orang. Yakni warga Langkat yang baru pulang dari Malaysia. 

Mereka datang bersama Dinas Tenaga Kerja dijemput dari gedung Candika Lubuk Pakam dan Lanud Soewondo Medan, sampai di Langkat pada Jumat malam Sabtu (10/4/2020). 

"Mereka 11 TKI ini, akan menjalani karantina di PKK selama 14 hari kedepan,"sebut Jubir.


Terpisah, Suryo (60) salah satu warga usai jalani karantina, mengucapkan terimakasih kepada Bupati Langkat dan petugas Satgas Covid-19, atas pelayanan baik yang diterimanya bersama yang lain. 

"Baik pelayanan kesehatan dan lainnya, hingga kami terlepas dari kasus infeksi virus corona. Bisa pulang kerumah dalam keadaan sehat dan tanpa kekhawatiran apapun," sebut warga kecamatan Wampu itu.


*Kunjungi Warga Dikarantina*


Beberapa waktu lalu, Bupati Langkat mengujungi warga yang dikarantina digedung PKK Langkat Stabat. Bersama rombongan, satu persatu kamar yang dihuni masyarakat karantina didatangi Bupati. 
Teks: Bupati Langkat bersama tim Satgas Gugus Covid-19 Langkat mengujungi warga karantina di PKK

Selain menanyakan jika ada keluhan, Bupati menyarankan agar warga tidak setres, selalu menjaga kebersihan dan pola makan yang baik. 

Hal ini untuk kebaikan bersama, agar diri sendiri, keluarga dan masyarakat Langkat sehat semua, tidak ada yang terinfeksi corona. 


"Jangan ada yang berpikir tidak-tidak, karantina ini tujuannya untuk kebaikan bersama. Nanti setelah 14 hari dibolehkan kembali kerumah," sebutya. 

"Diikuti intruksi petugas ya. Mari kita sama-sama berdoa agar keadaan ini segera membaik, sehingga kita segera bisa beraktivitas seperti biasa,"ajaknya. 


Kepada para petugas, Bupati meminta, agar selalu memperhatikan kesehatan diri serta warga. Terutama waktu makan, jangan sampai terlambat.

Sementara, untuk warga karantina mandiri, Bupati menerangkan, mereka selalu dipantau tenaga kesehatan bekerjasama dengan pemerintah Desa. 

"Jadi jika ada kebutuhan yang diperlukan, bisa segera ditindaklanjuti,"sebutnya.