Iklan

Senin, 27 April 2020, 17.11.00 WIB
Last Updated 2020-04-27T10:17:11Z
Berita Hari Ini

Usianya 70 tahun,Nek Nafsiah Dari Hinai Kerap Tidur Dibawah Guyuran Hujan..

Berita Viral
Beginilah kondisi nek Nafisah terbaring tak berdaya. 

Hinai - metrolangkat.com

Memasuki usia senjanya, Nafisah (70) warga Dusun 7, Desa Paya Rengas, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat ini, terlihat belum juga bisa menikmati manisnya kehidupan.

Bersama dengan anak dan cucunya, Nafisah tinggal di rumah yang sangat sederhana. Bahkan, Nafisah kerap tidur di kasur yang basah karena guyuran air hujan.

Hal itu disampaikan Maharani (53) anak ke dua Nafisah, saat awak media mengunjungi kediamanya. "Kesehariannya, kami lah yang ngurusin mamak.
Dirumah inilah nek Nafisah tinggal

Sekarang, jalan pun dah gak bisa dia, mandi pun kami gotong ke kamar mandi 3 hari sekali. Karena sekarang mamak dah gak tahan dingin," ungkap Mahrani, Senin (27/4) sekira jam 13.00 WIB.

Tak hanya itu, Nafisah juga pernah beberapa kali kehujanan saat sedang tertidur diatas kasurnya. Pasalnya, atap rumah yang ditinggali Nafisah sudah banyak yang bocor.

 "Kemarin itu aku lagi shalat, jadi gak ada yang nolongi mamak kehujanan. Lagipula, mamak dah gak bisa jalan, bisanya cuma minta bantuan dengan cara teriak aja," lanjutnya.

Dalam setahun belakangan ini, kondisi kesehatan nek Nafisah terus menurun. Namun, karena faktor ekonomi, tak banyak yang bisa diperbuat Maharani untuk mengupayakan perobatan orangtuanya tersebut. Hanya balsem gosok yang bisa diberikan Maharani untuk mengurangi pegal yang dialami ibunya.

Maharani berharap, agar ada donatur yang mau membantu meringankan kesulitan mereka untuk mengganti atap rumahnya yang bocor, sehingga ibunya bisa beristirahat dengan nyaman.

"Kemarin sampe basah kuyup mamak karena terkena curahan air hujan. Karena tak bisa bergerak, mamak cuma bisa diam di tempat tidurnya," sambung Maharani.

Selama ini, hanya tetangga dekat tempat tinggal mereka saja yang memberikan bantuan alakadarnya. Sementara, bantuan dari pemerintah yang selalu didambakan, hingga kini belum juga mereka rasakan.

"Kami ini orang susah, jadi kami berharap kali sama dermawan maupun pemerintah untuk membantu kesulitan kami ini," tandasnya penuh harap.

Sementara, Kepala Desa Paya Rengas Sartiman saat dikonfirmasi wartawan via telepon selulernya terkait warganya yang sangat membutuhkan uluran tangan para dermawan, dirinya berjanji akan membantunya. "Nanti akan segera kita bantu," ketusnya singkat. (Ahmad)