Iklan

Rabu, 20 Mei 2020, 20.10.00 WIB
Last Updated 2020-05-20T13:10:18Z
Berita Hari Ini

Banyak warga Bukit Lawang Terjerumus Miskin, Pak Bupati Tolonglah Buka Aktivitas Wisata Kembali..

Berita Viral
Bram Wijaya Meliala

Langkat-Metrolangkat.com

Para pedagang dan penginapan dengan kapasitas empat atau lima kamar di kawasan wisata Bukit Lawang banyak yang terjerumus ke jurang kemiskinan.

Gara-garanya wabah Corona yang membuat Pemkab Langkat mengimbau agar kegiatan di lokasi wisata itu ditutup sejak dua bulan lalu.

Memenuhi imbauan itu, pihak Forum Komunikasi Parawisata Bukit Lawang pun bergegas melakukan penutupan segala aktivitas wisata baik lokal maupun internasional.

Menurut Ketua Forum Komunikasi tersebut, Bram Wijaya, awalnya situasi tenang-tenang saja. Sebab masih ada tabungan buat kehidupan sehari-hari.

Namun sejak dua pekan belakangan ini kesulitan ekonomi mulai terasa. Kata Bram, sebagian warga sudah mulai mencari utang ke sana sini buat makan sehari-hari.

Kondisi makin mencekam karena Bukit Lawang yang selama ini aman, mulai digerayangi maling bahkan jambret. Bram prihatin karena sampai sekarang belum ada pelakunya yang tertangkap.

Mirisnya lagi, tambah Bram, warga Bukit Lawang yang selama ini tidak pernah berharap Bansos, tapi kali ini menyerah dan berharap bansos yang berikut nya mereka bisa menerimanya.

Warga Bukit Lawang benar benar mati langkah karena yang mereka tahu selama ini mencari nafkah adalah beraktivitas di kawasan wisata itu seperti berjualan kuliner, suvenir, mendirikan gubuk ditepi sungai untuk wisatawan bersantai, menjalankan hotel, pamandu wisata, dan sebagainya.

Makanya, kata Bram, tolonglah Bupati Langkat mencabut surat imbauan penutupan Bukit Lawang ini. Kalau tidak masyarakat Bukit Lawang akan datang beramai-ramai ke kantor bupati Langkat minta kawasan wisata itu dibuka kembali.

Namun sebelumnya, ucap Bram, pihak Forum Komunikasai Pariwisata Bukit Lawang akan lebih dulu beraudiensi ke Bupati Langkat untuk membahas soal itu. Surat permohonan audiensi akan dilayangkan Rabu tanggal 21 Mei.

Selain kepada bupati, permohonan audiensi juga dilayangkan ke DPRD Langkat. Bram berharap kepada kedua pihak ini bisa menerima mereka dalam waktu dekat.

Sebenarnya mereka sudah siap membuka kawasan wisata tersebut dengan pengaturan sesuai dengan protokol yang berlaku.

Misalnya, para turis yang datang harus membawa surat kesehatan dari rumah sakit tempat asal turis domestik, selain juga nanti ada cek suhu saat akan memasuki kawasan wisata.

Begitu juga dengan turis asing, pihak travel yang menangani mereka harus lebih dulu mencek kesehatannya di rumah sakit setempat.

Kalau pun misalnya perlu ada penambahan persyaratan lainnya silakan bupati Langkat selalu Ketua Satgas Covid -19 Langkat menambahinya. Yang penting, tambah Bram, Bukit Lawang secepatnya dibuka, keadaan sudah serba sulit.( Red)