Iklan

Sabtu, 09 Mei 2020, 19.47.00 WIB
Last Updated 2020-05-09T12:48:21Z
Berita Terkini

Pelaku Menyerahkan Diri : Ini Motif Kepala Kades Tanjung Gunung Di Kampak Warganya

Berita Viral
Hiskia Agamel Ginting pelaku yang mengampak Kepala Desa Tj Gunung Sei Bingei yang menyerahkan diri ke Polisi. 


Binjai-Metrolangkat.com

Setelah beberapa hari buron, pelaku pembacokan terhadap Kades Tanjung Gunung Johanes Surbakti akhirnya menyerahkan diri ke Polres Binjai, Jumat (8/5) malam.

Pelaku bernama Hiskia Agamael Ginting (18) mengaku nekat membacok kepala kades karena sakit hati.

Terungkap bahwa selama ini pelaku ternyata memiliki dendam pribadi dengan korban. Dimana, pada hari kejadian saat pelaku tengah menyincang sawit milik keluarganya tiba-tiba di olok-olok oleh korban yang sedang melintas.

"Mampus tidak laku sawitmu, gitu katanya samaku," kata pelsku menirukan ucapan Kades

Terbakar emosi, pelaku pun memutuskan untuk menunggu korban keluar dari kantornya. Dia duduk di kedai kopi depan kantor desa tersebut.

Nah, begitu melihat korban keluar dari kantor berjalan menuju mobilnya, pelaku pun langsung mengejarnya. Secepat kilat, pelaku menebas kepala korban pakai kampak (maaf sebelumnya tertulis Klewang-red) yang dibawanya.

Selanjutnya pelaku melarikan diri dan membuang kampaknya ke sungai Mencirim yang tidak jauh dari TKP. Lalu dia bersembunyi di dalam hutan.

Akibat penganiayaan tersebut, Kades Tanjung Gunung kini masih terbaring menjalani perawatan medis di RSU Bidadari Kebun Lada, Binjai. Kondisinya sungguh memprihatinkan. Dia harus mendapat beberapa luka jahitan di kepalanya.

Kabar tentang kasus pembacokan tersebut langsung menyebar ke seluruh penjuru. Orang tua pelaku pun langsung berinisiatif untuk membawa anaknya ke kantor polisi.

Hingga akhirnya pelaku didampingi keluarganya langsung mendatangi Polres Binjai untuk menyerahkan diri.

Kasubag Humas Polres Binjai, AKP Siswanto saat dikonfirmasi membenarkan.

"Hingga saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan lebih lanjut di Sat Reskim Polres Binjai guna penyidikan lebih lanjut," katanya. (bay)