Iklan

Kamis, 28 Mei 2020, 16.57.00 WIB
Last Updated 2020-05-28T09:57:46Z
Berita Hari Ini

Kesal, Ratusan Warga Segel Kantor Desa Paya Rengas

Berita Viral

Ratusan warga Desa Paya Rengas saat mendatangi kantor desa

Hinai -Metrolangkat.com

Emosi ratusan warga Desa Paya Rengas, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat tak terbendung, mereka menyegel pusat pemerintahan desa itu, karena merasa kesal dengan ketidaktransparanan Pemdes, terkait data penerima Bansos Covid-19 di desa itu.

"Kami minta transparansi data penerima Bansos Covid-19 Provinsi kepada Kades, tapi kades terkesan selalu mengelak dan enggan memberikan data Bansos itu kepada warga. Berulang kali kami musyawarah, tapi selalu aja diingkari," ungkap warga Dusun II Nasbah Mufida, Kamis (28/5/2020) sekira jam 11.00 WIB

Kekesalan warga kian memuncak karena, Kades beserta beberapa perangkat desa lainnya tak berada di tempat, meskipun warga sudah menunggu lama. "Kami mau jumpai Kades, tapi dia (Kades) gak ada ditempat. Kami minta agar pemdes bisa tarnsparan. Macam gak ada pengayom dan pelayan kami di desa ini," lanjut Nasbah kesal.

Meskipun dikawal beberapa aparat keamanan, akhirnya Kantor Desa Paya Rengas berhasil ditutup dan disegel oleh warga yang sudah kelewat kesal. Tak hanya itu, warga juga meminta agar Kades beserta perangkat desa untuk segera mundur dari jabatannya.

Nasbah melanjutkan, tujuan warga meminta data Bansos Covid-19 itu untuk menentukan siapa saja penerima BLT DD agar tidak terjadi tumpang tindih penerima bantuan. "Sesuai kesepakatan musyawarah kemarin, pembes berjanji akan memberikan data penerima Bansos Covid-19. Tapi nyatanya, sampe sekarang gak ada data itu kami terima," tandas Nasbah.

"Sudah cukup kami dibodohi, dibohongi dan disakiti pemerintah desa ini. Saya sama sekali gak dapat bantuan apapun. Sementara, ada warga Dusun II yang nerima 4 program bantuan sekaligus. Kami minta keterbukaan informasi dari pemerintah desa," ungkap warga lainnya.

Sesaat setelah kantor desa ditutup warga, Kapolsek Hinai Sayuti Malik terlihat hadir dan melerai kerumunan warga. Tak berselang lama, Kades Paya Rengas Sartiman hadir dan langsung berdialog dengan warga.

Dalam dialog itu, didapati kesepakatan bahwa Pemdes Paya Rengas agar segera mengumumkan data penerima Bansos Covid-19. "Kami akan segera print data Bansos itu, nanti kami serahkan sama warga," sebut salah seorang anggo BPD Paya Rengas.

Akhirnya, sekira jam 13.00 WIB warga pun membubarkan diri dari kantor desa tersebut, sambil berteriak meminta untuk Kades beserta perangkat Desa Paya Rengas agar segera turun dari jabatannya. "Turunkan Kades dan perangkat desa. Pak Bupati, tolong tinaju Desa Paya Rengas ini. Turunkan Kades kami pak!!!" teriak warga. (Ahmad)