Iklan

Selasa, 23 Juni 2020, 14.02.00 WIB
Last Updated 2020-06-23T07:02:55Z
Advetorial

Satgas Covid 19 Langkat Terus Bekerja Lawan Corona "Hidupkan Ekonomi Kerakyatan Ditengah Pandemic"

Berita Viral
Wakil Bupati Langkat H.Syah Afandin bersama Kapolres Langkat AKBP Edy Suranta Sinulingga SIK, pada acara persiapan Desa Aman Damai Kecamatan Sirapit sebagai salah satu Kampung Tangguh Terasa, di Aula Kantor Camat Sirapit, Kamis (18/6/2020). 
Langkat-Metrolangkat.com

Tidak hanya sibuk memikirkan berbagai langkah antisipasi penyebaran dan pemutusan mata rantai penyebaran Covid 19 di Negeri Bertuah. 


Satgas Tugas Percepatan Penanggulangan Covid 19 Kabupaten Langkat, dibawah pimpinan Bupati Langkat Terbit Rencana PA juga lawan virus corona dengan menghidupkan ekonomi kerakyatan. 

"Kami terus bekerja lawan corona, selain memutuskan mata rantai penyebarannya, juga menghidupkan ekonomi kerakyatan ditengah pandemic ini," tegas Bupati Langkat, di Stabat, Sabtu (19/6/2020). 


Persiapan mengukuhkan Kampung Tangguh Terasa, kata Bupati, salah satu upaya untuk menghidupkan ekonomi kerakyatan yang dimulai dari desa. 


Yakni, sebut Bupati, memaksimalkan pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Baik simpan pinjam, home industri,  UMK atau hal lainnya yang menonjol di masing-masing wilayah, dapat menghasilkan pundi-pundi rezeki. 

"Intinya dapat memutar roda perekonomian yang mensejahterakan mayarakatnya," pungkas Bupati. 

Bupati Langkat Terbit Rencana PA saat menggelar rapat persiapan Kampung Tangguh Terasa  untuk Penanggulangan Covid 19 di Kabupaten Langkat, bertempat di Jambur Desa Raja Tengah kecamatan Kuala, Langkat, Jumat (12/6/2020). 

Selain itu, sambung Bupati, Kampung Tangguh Terasa ini, juga diharapkan membentuk mental kemandirian masyarakat terkait ekonomi, dalam menghadapi corona. Terutama bagi daerah yang sangat terdampak. 

"Kami tidak ingin, ada masyarakat Langkat yang menjadi susah sebab corona. Jadi mari kita bersama menyukseskan program ini," ujarnya. 

Sementara, Kadis Kominfo H.Syahmadi, menyampaikan, salah satu tujuan program ini menguatkan sosial ekonomi dari usaha mikro dan menengah serta kelompok tani. 
Teknisnya, melakukan kerjasama pemasaran dengan Bumdes, lalu Bumdes bekerjasama dengan BUMD Provinsi. 

"Jadi BUMDes diharapkan bisa melahirkan industri - industri kreatif dan inovatif yang mampu memberdayakan  masyarakat desa setempat. Seperti industri rumah tangga, aneka makanan dan lainnya, " ungkapnya. 

Kadis Kominfo saat memberikan sosialisasi terkait penyaluran Bansos Covid 19 kepada Kades/Lurah beberapa waktu lalu. 

Sedangkan Kadis Sosial Hj.Rina Wahyuni Marpaung, mengatakan, sebelumnya pihaknya juga menyalurkan Bansos dari Kemensos RI berupa Bantuan Sosial Tunai (BST) senilai Rp600 ribu per Kepala Keluarga (KK) untuk 80 ribu KK.

 Bansos Provsu berupa sembako senilai Rp225 ribu per KK untuk 161.554 KK. Bansos Pemkab Langkat berupa sembako senilai Rp225 ribu per KK untuk 74.621 KK. 

"Semuanya akan disalurkan selama 3 bulan. Tujuannya juga untuk memperkuat sosial ekonomi bagi masyarakat yang terdampak," ungkapnya. 


Kembali Kadis Kominfo Menambahkan,  Desa Aman Damai Kecamatan Sirapit, pertama kali disiapkan menjadi Kampung Tangguh Terasa pada 18 Juni 2020, karena kemampuan dalam menghadapi dampak covid.

Diantaranya, karena  perekonomian masyarakat tidak terlalu terdampak ditengah pandemic. 

"Jadi diharapkan desa ini, bisa menjadi percontohan di Langkat untuk menghidupkan perekonomian," harapnya.(hms/red)