Iklan

Rabu, 22 Juli 2020, 15.25.00 WIB
Last Updated 2020-07-22T08:25:42Z
Hukum& Kriminal

Tuntut Begal Dihukum Tinggi, Puluhan Warga Orasi di PN Stabat

Berita Viral

Stabat -Metrolangkat.com

Puluhan warga dari Kecamatan Brandan Barat, Kabupaten Langkat berorasi di Pengadilan Negeri (PN) Stabat, Rabu (22/7) sekira jam 14.00 WIB, untuk menuntut agar pelaku begal dihukum seberat-beratnya sesuai dengan hukum yang berlaku.

Orasi yang dipimpin oleh Parsaorang (57) itu merasa kecewa jika para pelaku begal dihukum ringan. "Sudah banyak korban atas aksi begal yang sudah merajalela.

Jika terbukti bersalah, kami minta agar keadilan ditegakkan dengan benar," tegasnya.

Sambil membawa poster bertuliskan tuntutan agar begal diberantas dan dihukum seberat-beratnya, warga yang hadir juga meminta agar aparat kepolisian khususnya di wilkum Polres Langkat agar rutin melakukan patroli di jalanan.

Tak berselang lama, perwakilan dari warga diperkenankan masuk ke PN Stabat untuk menyampaikan aspirasinya.

Kemudian, 5 orang yang mewakili warga disambut oleh Humas PN Stabat Safwanuddin Siregar SH MH.

Dalam pertemuan itu, Parsaorang menyampaikan 10 poin tuntutan masyarakat kepada PN Stabat yang salah satunya adalah untuk menghukum pelaku begal dengan hukuman setinggi-tingginya.

"Kasihan keluarga korban kalau pelaku begal dihukum ringan," ujar Parsaorang.

Menanggapi aspirasi masyarakat tersebut, Humas PN Stabat mengucapkan terimakasih atas kunjungan warga untuk menyampaikan keluh kesah masyarakat tersebut.

 "Kami akan sampaikan aspirasi warga ini kepada pimpinan kami. Dan kami berterima kasih atas kunjungan warga kesini," sebut Safwanuddin Siregar SH MH.

Akhirnya, warga yang berorasi membubarkan diri dengan aman dan tertib. Puluhan aparat kepolisian dari Polres Langkat juga sempat terlihat berjaga di pagar depan PN Stabat untuk menertibkan warga yang berorasi. (Ahmad)


Teks foto: Warga Brandan Barat saat berorasi di PN Stabat