-->

Iklan

Balon Walikota Binjai " Rahman" Ahirnya Mendaftar Ke KPU Binjai

Sabtu, 05 September 2020, 08.06.00 WIB Last Updated 2020-09-05T01:06:27Z

 

Pasangan "Rahman" saat mendaftar di KPU

Binjai-Metrolangkat.com


Meski sempat tertunda beberapa jam dari yang dijadwalkan, akhirnya Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Walikota dan Wakil walikota Binjai, Rahmat Sorialam Harahap - Usman Jakfar (RAHMAN) akhirnya mendaftar ke KPU di hari pertama, Jumat (4/8) sekira pukul 16.30 Wib.


Bapaslon yang diusung partai Gerindra dan PKS tersebut tertunda pendaftarannya dikarenakan adanya berkas yang belum dilengkapi sebagai syarat untuk mendaftar ke KPU Binjai dan ketidak hadiran ketua PKS, padahal sesuai aturan KPU yang berhak mendaftarkan Paslon adalah Ketua dan Sekretaris Partai Politik.


Menggapi hal itu, Joko Basuki yang juga sebagai Kader Partai Gerindra menjelaskan terkait keterlambatan hingga menyebabkan penundaan pendaftaran, yaitu Dokumen Bakal Calon Wakil Walikota, Usman Jakfar, dari Pengadilan Negeri Medan yang baru saja selesai.


"Sebagai calon pemimpin yang tertib administrasi, kita kejar dokumen itu, dan alhamdulillah, 5 menit sebelum pembatalan, dokumen itu sudah ada

Namun sudah di pending sementara dan akan dilanjutkan setelah salah satu Bapaslon lainnya mendaftar," ucap Joko Basuki yang juga merupakan ketua Tim media pemenangan RAHMAN, saat menggelar Konperensi Pers di Srkretariat DPC Gerindra, Jalan Diponegoro, Kelurahan Rambung Dalam, Kecamatan Binjai Selatan, Jumat (4/8) malam.


Hingga saat petang ini, lanjut Joko yang juga menjadi anggota DPRD Kota Binjai ini, semua dokumen persyaratan sudah lengkap semuanya.


Alhamdulillah sudah lengkap semua dan tinggal di Verifikasi oleh KPU," ujarnya sembari berharap agar media bisa terus berada di posisi yang netral dan menjadi sosial kontrol.


Ditempat yang sama, Perwakilan PKS Binjai yang juga Staff Humas Tim Pemenangan, Hermawan Wiguna mengatakan, terkait tidak hadirnya Ketua DPD PKS Binjai, Muhty Ardiansyah, dikarenakan ikut serta dalam pengambilan dokumen ke Pengadilan Negeri Medan.


"Pengadilan Negeri Medan sedang lockdown dan harus mengikuti protokoler yang ditetapkan, sehingga menyebabkan keterlambatan dokumen sampai ke KPU dan alhamdulillah sekarang sudah selesai dan sudah mendaftar ke KPU," tutupnya. (kus) 

Komentar

Tampilkan

Terkini

Nasional

+