-->

Iklan

Forkomandan Deklarasi Bukan Untuk Kepentingan Kelompok Tapi.....

Sabtu, 12 September 2020, 21.51.00 WIB Last Updated 2020-09-12T14:51:35Z
Deklrasi Forkomandan dipesisir


 Langkat-Metrolangkat.com


Kilang Minyak yang berada di Pangkalan Brandan, Kabupaten Langkat, mempunyai sejarah yang cukup panjang tentang Perminyakan di Negara Indonesia.


Hal itu ditegaskan salah seorang Pengurus Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Kilang Minyak Pangkalan Brandan (Forkomandan) Azhar Kasim, saat menggelar Deklarasi di Pesisir Pantai Tiram, Langkat, Sabtu (12/9).


Menurut Azhar Kasim, Deklarasi ini merupakan langkah awal perjuangan masyarakat Teluk Aru, Pangkalan Brandan, yang terdiri dari beberapa Perwakilan elemen masyarakat untuk  menyuarakan kepada Pemerintah, baik ditingkat Daerah maupun Pusat.


"Terkait keberadaan Kilang minyak Pangkalan Brandan, kami dari Forkomandan berharap agar Pemerintah membukanya kembali," ucapnya, usai disela sela Deklarasi.


Pria yang juga menjabat sebagai Direktur Eksekutif Rumah Bahari ini menegaskan, Kilang minyak Pangkalan Brandan juga telah banyak memberikan kontribusi dan  sumbangsihnya untuk Negara Indonesia.


"Oleh sebab itu, Forkomandan tidak mau itu hanya menjadi sebuah Sejarah, karena yang kami inginkan adalah kejayaan itu kembali hadir di tengah tengah masyarakat Teluk Aru, dan Pangkalan Brandan khususnya," ungkapnya.


Lebih lanjut dikatakan Azhar Kasim, Deklarasi yang digelar oleh Forkomandan bukan hanya sebatas kepentingan kelompok, akan tetapi demi kepentingan masyarakat banyak.


"Karena jika kilang minyak Pangkalan Brandan dibuka kembali, maka kami meyakini besar kemungkinan roda perekonomian masyarakat akan meningkat serta akan memberikan kontribusi yang baik dan berefek Positif bagi kesejahteraan masyarakat," ungkapnya Pria yang juga merupakan Tim Advokasi para Nelayan ini.


Selanjutnya, penanaman 500 batang Mangrove di lokasi Wisata Edukasi Pantai Tiram secara bersama sama, juga menjadi bagian dari kegiatan Deklarasi ini.


Hadir dalam acara Deklarasi ini yaitu tokoh Nasional yang juga merupakan Putra Langkat MS Kaban dan Ibu Dewi Budiarti, serta Tomas dan ratusan masyarakat. (kus) 

Komentar

Tampilkan

Terkini

Nasional

+