-->

Iklan

Pemeriksaan Kesehatan Lisa Ditolak RS Adam Malik

Sabtu, 12 September 2020, 17.08.00 WIB Last Updated 2020-09-12T10:08:54Z



Ari Nurwanto (Kemeja Putih) hadir di RS Adam Malik Medan

Binjai-Metrolangkat.com

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Binjai, Ari Nurwanto, membenarkan jika Pemeriksaan Kesehatan Bakal Calon Walikota pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Binjai Tahun 2020, Hj Lisa Andriani Lubis, ditunda oleh Pihak Rumah Sakit Adam Malik, Medan.


Hal itu dibenarkan oleh Ari Nurwanto, saat dikonfirmasi awak media di Kantornya, Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Sumber Mulio Rejo, Kecamatan Binjai Timur, Sabtu (12/9).


"Benar, kemarin Pemeriksaan kesehatan untuk Ibu Lisa di tolak oleh Rumah Sakit Adam Malik, Medan. Karena Pihak Rumah Sakit meminta hasil Swab Tes terakhirnya," bebernya, seraya menambahkan jika dirinya hadir di Rumah Sakit Adam Malik Medan sejak Pagi hari.


Pria bertubuh subur ini juga menambahkan, sebelum melakukan pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Adam Malik Medan, seluruh Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Binjai, juga sudah melaksanakan tes Psikologi.


"Benar, seluruh pasangan Bakal Calon sudah melaksanakan tes itu pada tanggal 8 September kemarin di Kantor Himpunan Psikologi Sumatera Utara," jelasnya.


Disinggung apakah Pihaknya ada menerima hasil Swab tes dari Hj Lisa Andriani Lubis, ia menjelaskan tidak ada.


"Kita sudah menghimbau kepada semua Paslon untuk menyerahkan hasil Swab tes. Hal itu guna mencegah Pandemi Covid-19," ungkapnya, sembari menghimbau agar awak media ini konfirmasi ke KPU Kota Binjai.


Ari Nurwanto juga menambahkan, dalam penyelenggaran Pilkada,  Bawaslu tidak boleh memihak dan tidak diperbolehkan untuk berbicara terkait Partai Politik.


Sebagai Ketua Bawaslu Binjai, ia juga menghimbau kepada seluruh Paslon untuk tidak melakukan arak arakan. Jika hal itu tetap dilakukan, maka pihaknya akan memberikan Sanksi tegas.


"Sebelumnya kita sudah memberikan teguran ke Seluruh Paslon. Namun jika itu tetap dilanggar, maka akan kita berikan sanksi," kata Ari Nurwanto.


Tidak hanya itu, lanjut Ari, dalam penyelenggaraan Pilkada, Bawaslu Kota Binjai tidak boleh memihak dan harus Netral, serta tidak diperbolehkan untuk berbicara Partisan, serta menunjukkan/memberitahukan Pilihannya.


"Artinya kami dilarang untuk memberikan informasi yang tidak benar. maka apa yang disampaikan Bawaslu Kota Binjai adalah tentang Peraturan serta aturan tentang Pilkada," jelas Ari Nurwanto meakhiri pembicaraannya. (*)

Komentar

Tampilkan

Terkini

Nasional

+