-->

Iklan

Seluruh Pasangan Calon Wajib Ikuti Uji Kesehatan Ini....

Sabtu, 12 September 2020, 15.53.00 WIB Last Updated 2020-09-12T08:53:52Z


 Binjai-Metrolangkat.com


Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Binjai tahun 2020 yang rencananya akan digelar pada 9 Desember mendatang, seluruh Pasangan Calon (Paslon)  wajib menjalani seluruh tahapan yang telah ditentukan.


Salah satu yang ikut menjalani tahapan tersebut adalah Pasangan Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Binjai yang akan ikut meramaikan Kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Binjai tahun 2020, Hj Lisa Andriani Lubis - Sapta Bangun. 

Paslon yang mengusung Tagline Mandiri dan Cerdas ini, menjalani Pemeriksaan kesehatan di RS Adam Malik Medan.

Namun, pada saat menjalani Pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Adam Malik Medan, Jumat (11/9) kemarin, untuk Hj Lisa Andriani Lubis, terpaksa ditunda dahulu karena Pihak Rumah Sakit meminta hasil Swab tes terbaru.

Hal itu dibenarkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Binjai, melalui Divisi Teknis, Risno Fiardi. Menurutnya, ditundanya pemeriksaan kesehatan untuk Hj Andriani Lubis, karena Pihak Rumah Sakit Adam Malik meminta hasil Swab tes terbaru.


"Benar, ada beberapa pemeriksaan tertentu yang membutuhkan hasil Swab tes terbaru, sehingga ditunda dahulu," beber Risno Fiardi, saat dikonfirmasi awak media, Sabtu (12/9) Siang, di Kantor KPU Kota Binjai, Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Limau Mungkur, Kecamatan Binjai Barat.


Untuk itu, ungkap Risno, Pihak Rumah Sakit Adam Malik, akan kembali memeriksa Kesehatan Hj Lisa Andriani Lubis, secepatnya pada tanggal 14 September mendatang, atau setelah hasil Swab tes terbaru dikeluarkan.


Saat ditanya tanggal berapa hasil Swab tes Hj Lisa Andriani yang pertama di keluarkan oleh Instansi berwenang, Risno Fiardi enggan menjawabnya. Pun begitu ia mengaku bahwa data dari hasil Swab tes pertama itu sudah diketahui dan sudah sampai ke Pihaknya.


"Kami tidak berhak untuk memberitahukannya, silahkan tanyakan kepada yang bersangkutan atau LO nya, karena itu merupakan data Pribadi seseorang. Intinya kami terima tanggal 4 lalu, sewaktu beliau (Hj Lisa melakukan pendaftaran di KPU," urainya.


Lebih lanjut dikatakan Risno, ada beberapa informasi yang dikecualikan yang tidak boleh di Publish atau diumumkan oleh pihaknya selaku penyelenggara Pesta Demokrasi Pemilihan Kepala Daerah.


"Ya, ada beberapa informasi yang di kecualikan, salah satunya adalah hasil rekam medik dan itu merupakan syarat untuk melakukan pendaftaran, bukan merupakan syarat pencalonan," beber Risno Fiardi.


Disinggung apakah Pihaknya ikut datang ke Rumah Sakit Adam Malik Medan, saat Hj Lisa Andriani Lubis menjalani Pemeriksaan kesehatan. Komisioner KPU Binjai ini menegaskan jika pihaknya ikut hadir pada siang harinya.


"Kami ikut hadir pada siang harinya (usai Sholat Jumat). Karena pada pagi harinya kami melakukan rapat Verifikasi bakal Calon. Jadi siang baru kami hadir," urainya.


Terpisah, sebelumnya, salah seorang Tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Binjai, Dr Sugianto, menjelaskan kepada awak media jika hasil Swab tes pertama Hj Lisa Andriani Lubis dikeluarkan pada tanggal 3 September lalu. Namun pihaknya baru menerima sehari setelah itu, yaitu pada tanggal 4 September 2020.


"Kami menerimanya pada Jumat Sore (4/9). Sekitar setengah jam sebelum Ibu Lisa mendaftar ke KPU Binjai," ujar Dr Sugianto saat dikonfirmasi pada Senin (7/9) lalu di Posko Utama Satuan Penanganan Covid-19 Kota Binjai. (kus) 

Komentar

Tampilkan

Terkini

Nasional

+