Iklan

Sabtu, 24 Oktober 2020, 10.56.00 WIB
Last Updated 2020-10-24T03:56:38Z
Berita Terkini

3 Anak Hilang Di Pulka-Salapian Belum Ditemukan : Pemdes Naman Jahe Bangun Posko Pencarian Anak Hilang

Berita Viral


 

Camat Kecamatan Salapian S Tarigan (baju biru) menyaksikan bantuan di Posko pencarian anak hilang yang baru didirikan.(ist)


Salapian-Metrolangkat.com

 

Untuk mendukung pencarian terhadap ketiga anak yang hilang dikawasan Kolam Pulka, Desa Naman Jahe, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat, sepekan lalu,pemerintah Kecamatan melalui Kepala Desa setempat mengagas pendirian Posko Pencarian Anak hilang.


Posko didirikan dengan harapan dapat meringankan beban keluarga korban. Kepala desa (Kades) Naman Jahe, Jumaan, ketika dihubungi Metrolangkat.com melalui sambungan telpon, Sabtu (24/10) mengatakan, pendirian Posko tersebut merupakan inisiasi bersama Polsek Salapian dan Desa Naman Jahe.


Karena rumah duka berada didekat rumah pak Kadus Musdi, Dusun VI Pulka, maka Posko didirikan dirumah pak Kadus.” Ujar Kades.


Diposko ini nantinya semua berkordinasi, baik masalah relawan yang melakukan pencarian atau masyarakat yang sukarela membantu.


Disini tidak ada dapur umum,tapi setiap hari ada saja yang mengantarkan nasi umat buat relawan yang mencari.



Kita tidak tau darimana saja, yang jelas ada saja yang mengantarkan nasi buat makan disini,” ungkap Kades lagi.


Sambung Kades lagi,pencarian masih menemukan jalan buntu. Segala upaya yang dilakukan tak juga membuahkan hasil.


“ Segala upaya kita kerjakan untuk menemukan ketiga anak itu, tapi belum juga berhasil. Kalau cerita orang pintar, kayaknya sudah ratusan orang yang datang membantu.


Bapak bayangkan aja, masing-masing keluarga korban sudah meminta bantuan keorang pintar, begitu juga dengan kerabat, mungkin juga petugas, pokoknya sudah ngak taulagi kita berapa jumlahnya.


Banyak juga yang datang secara sukarela, tapi tetap juga belum membuahkan hasil. Kamipun bingung sekarang ini mau berbuat apalagi.


Kalau pencarian didaratan kawasan tersebut kayaknya sudah puluhan hektar yang dijalani, bahkan ratusan hektarpun.” Ketus Kades berharap ada keajaibpan.(yong)