Iklan

Kamis, 29 Oktober 2020, 07.50.00 WIB
Last Updated 2020-10-29T00:50:41Z
Motivasi

Asah Kemampuan,,Prajurit Arhanud 11/WBY Dilatih Menembak Senjata Ringan

Berita Viral

 


Binjai-Metrolangkat.com


Prajurit TNI harus selalu sigap dan cepat dalam menjalankan tugas serta harus bertanggung jawab tepat waktu bila menerima Perintah dari Pimpinannya.


TNI yang juga merupakan penjaga utama kedaulatan Negara, menjaga keutuhan wilayah NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, serta melindungi segenap Bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan Bangsa. Untuk itu juga diperlukan kecakapan dalam menembak.


Seperti yang dilakukan oleh Batalyon Arhanud 11/WBY. Guna terus mengasah kemampuannya, para Prajurit ikuti latihan menembak Senjata Ringan Triwulan IV TA 2020, yang bertempat di Lapangan Tembak Senapan Batalyon Arhanud 11/WBY, Jalan Bejomuna, Kecamatan Binjai Timur.



Sedangkan untuk latihan menembak Pistol, Batalyon Arhanud 11/WBY menggelarnya di lapangan Tembak Pistol Soewandi BS, Tunggurono, Binjai.


Menurut Danyon Arhanud 11/WBY, Mayor (Arh) Rendra FS, latihan menembak ini bertujuan untuk memelihara Profesionalisme Prajurit Arhanud


Khususnya dalam hal mengasah kemampuan menembak, karena merupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh setiap prajurit TNI, agar naluri bertempur prajurit terasah sehingga dapat terpelihara dengan baik maka perlu latihan secara rutin, bertahap, berlanjut dan bertingkat.


"Kegiatan ini sesuai dengan jadwal latihan Triwulan IV yang telah disusun, Yon Arhanud 11/WBY pada Minggu ke 4 Oktober," tegasnya, Rabu (28/10).


Kegiatan latihan tersebut diawali dengan pengarahan Komandan Latihan dan penjelasan oleh Koordinator Latihan tentang mekanisme kegiatan, baik kepada Petsonil penyelenggara dan pendukung sesuai dengan tugas yang dibagi, serta kepada peserta latihan agar dapat mengikuti jalannya latihan dengan semangat, serius dan penuh tanggung jawab sesuai tahapan latihan.


Latihan ini juga merupakan Program kerja bidang Operasi, yaitu Latihan dengan sasaran untuk melatih kemampuan dan keterampilan menembak prajurit Batalyon Arhanud 11/WBY, baik Senapan maupun Pistol. 


"Latihan ini diikuti oleh para pejabat Batalyon Arhanud 11/WBY yang memegang Pistol sebagai senjata organik, termasuk Komandan Batalyon, para Danrai, Perwira Staf dan Danton serta Bintara Staf maupun anggota lainnya," ungkap Mayor (Arh) Rendra FS.


Sesuai dengan SOP, lanjut Mayor (Arh) Rendra FS, penyelenggaraan latihan mengedepankan aspek keamanan, terlebih lagi resiko tinggi latihan ini, karena menggunakan peluru tajam. Maka seluruh Prajurit yang terlibat latihan menembak harus mengutamakan faktor keamanan selama latihan berlangsung.


Rendra juga mengatakan, seluruh peserta harus selalu waspada dan tidak ceroboh dan selalu mengikuti aba-aba/perintah dari Koordinator Materi dalam menggunakan senjata, supaya terhindar dari hal hal yang tidak diinginkan.


"Diharapkan setiap Prajurit menguasai keahlian menembak dengan predikat mahir melalui pelaksanaan kegiatan latihan menembak yang diadakan setiap Triwulan ini,"  tutupnya. (kus)