Iklan

Rabu, 07 Oktober 2020, 00.10.00 WIB
Last Updated 2020-10-07T10:05:49Z
Anak Negeri

Digerogoti Kangker Ganas, Siti Aisyah 7 Bulan Terbaring Lemah,Harapkan Bantuan Donatur.

Berita Viral

 


Open donasi bagi yang ingin membantu. 

Nasib malam menimpa Siti Aisyah (14). Gadis remaja ini menderita tumor ganas pada kaki kirinya, hingga menyebabkan pelajar kelas 8 pada MTs Al-Husayni tersebut hanya mampu terbaring lemah menahan sakitnya selama 7 bulan belakangan ini.

Siti Aisyah anak ketiga dari pasangan suami istri Zulkarnain (40) dan Juliana (38) warga Lingkungan VII Pasar Pompa, Kelurahan Sei Bilah, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat butuh bantuan dan perhatihan dari berbagai kalangan.

Juliana (38) ibu kandung Siti Aisyah menuturkan kepada wartawan di rumahnya kawasan pemukiman nelayan Lingkungan V Gang Meriam, Selasa (6/10/2020).


 "Sudah 7 bulan dia Siti menderita sakit dikakinya, semakin hari semakin membesar seperti sekarang ini, hingga dirinya tidak bisa berjalan", ujarnya.

Dijelaskan Juliana lebih lanjut, dirinya beserta suaminya, tidak mampu memberikan perawatan secara medis bagi Siti Aisyah dikarenakan ekonomi keluarga mereka tidak mampu. 

Ayah Siti Aisyah hanya berprofesi sebagai nelayan tradisional yang ikut melaut bersama orang lain.

"Untuk membeli obat jalan saja kita kesulitan, dia selalu menangis karena sakit dan nyeri di sekujur tubuh akibat kehabisan obat", tutur Juliana.

Siti Aisyah dinyatakan menderita tumor ganas dan dokter dianjurkan kakinya untuk diamputasi. Ia juga pernah di bawa dari Rumah Sakit Bina Kasih yang ada di kota Medan, dan sejak kepulanganya dari dari rumah sakit Siti Aisyah selalu menangis menahan sakit karena kehabisan obat.

"Namun Siti tidak mau (diamputasi) dan hanya makan obat seadanya yang di beli dari toko obat maupun apotik untuk menahan sakit." sebut Ibu dari 5 orang anak dengan nada lirih menahan air matanya..

Saat ini kondisi Siti Aisyah sangat memprihatinkan, tumor yang di kaki kirinya semakin membesar dan kondisinya semakin melemah serta badannya semakin. Sekedar berdiri, Siti Aisyah sudah tidak mampu apalagi beraktifitas sebagaimana anak sebayanya.

"Saya ingin sembuh, kaki saya jangan di potong, saya ingin sekolah dan bermain bersama teman-teman lagi", ujar Siti Aisyah berderai tangisnya di atas kasur lusuh tempatnya terbaring sehari harinya.

Informasi yang dirangkum menyebutkan Camat Sei Lepan telah mengupayakan Kartu Indonesia Sehat (KIS), namun sayangnya hingga kini camat tersebut belum pernah melihat kondisi Siti Aisyah anak yang menderita tumor ganas pada kakinya dan hanya mampu terkulai lemah di pembaringan .(red)