Iklan

Senin, 12 Oktober 2020, 16.24.00 WIB
Last Updated 2020-10-12T09:24:26Z
Berita Hari Ini

Diikuti Ibu-Ibu PKK Desa Se Kab Langkat, Kadis PMD Sutrisuanto Buka Pelatihan Handicraf

Berita Viral

Kadis PMD Kab Langkat Sutrisuanto saat membuka pelatihan Handicraft menyerahkan alat dan kelengkapan pelatihan kepada salah seorang peserta didampingi Pimpinan LKP Jihan,Sa'adatu Khairat.


Stabat-Metrolangkat.com

Kepala dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Langkat,Sutrisuanto membuka secara resmi pelatihan kerajinan tangan (Handicraft) Senin (12/10) di aula PKK Stabat-Kab Langkat. 

Kegiatan yang dilaksanakan oleh LKP Jihan dengan peserta ibu-ibu PKK dari setiap Desa Se Kabupaten Langkat tersebut,direncanakan berakhir tanggal 23 Oktober mendatang.

Hadir pada pembukaan tersebut,Ketua DPC-HIPKI Kabupaten Langkat Muliani, Ketua Apdesi Kab Langkat diwakili Kateno (Wakil ketua),Manager Goodesa Try Darma Yoga Hsb dan para pimpinan LKP. 
Peserta pelatihan nampak serius mengikuti materi yang diajarkan

Kadis PMD dalam arahanya mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini. Untuk itu Sutrisuanto berpesan kepada peserta agar serius mengikuti pelatihan. 

Ikutilah pelatihan dengan serius. Jangan sepele, manfaatkanlah dengan sebaik baiknya  yang diberikan. Sebab, kesempatan seperti ini tidak selalu ada. " Ujar Sutriauanto. 

Bila ibuk-ibuk serius menekuni ketrampilan ini, bukan tidak mungkin menghasilkan uang yang banyak dan bisa membantu ekonomi keluarga. 

Apalagi sekarang sudah serba mudah, bisa memasarkan hasil kerajinan tanganya melalui Fb, Instagram, atau Goodesa yang kebetulan hadir hari ini. Jadi ibuk-ibuk tetap bisa dirumah dalam menjual karya karyanya


Sementara Ketua DPC HIPKI Muliani mengatakan, kerajinan tangan seperti ini dapat meningkatkan taraf ekonomi kaum ibu di tengah pandemi Covid.

Pelatihan yang digelar selama 10 hari hingga 23 Oktober 2020 mendatang dengan 2 materi yang sama setiap harinya, diikuti oleh sedikitnya 50 orang kaum ibu perwakilan dari desa di Kabupaten Langkat. 


"Senang kali kami bisa ikut pelatihan ini. Nantinya hasil kerajinan ini bisa dijual sebagai sovenir dan dapat meningkatkan penghasilan," sebut Sri Wahyuni salah seorang peserta asal Stungkit

Dalam pelatihan tersebut, Sa'adah Khairat Br Ginting yang merupakan Pimpinan LKP Jihan, terjun langsung untuk memberikan pelatihan kepada para peserta untuk membuat souvenir konektor dan bros dengan bahan yang murah, namum memiliki nilai jual yang sangat terjangkau.

"Bahan yang kita gunakan untuk membuat konektor dalam pelatihan ini adalah slowaski. Bisa juga pake mutiara atau bahan lainnya, tergantung kebutuhan kita. 
Ketua DPC HIPKI Langkat Muliani bersama Pimpinan LKP Jihan

Kalau bahan bros, kita pake bahan yang murah aja, jadi harganya bisa terjangkau untuk ibu-ibu yang tinggal di desa," ujar Sa'adah.

Untuk pemasarannya, kata Sa'adah, nantinya bisar dipasarkan melalui aplikasi GoDesa atau melalui medsos seperti Facebook ataupun Instagram. 

"Alhamdulillah, peserta kita semuanya langsung bisa mempraktekkannya disini dan hasilnya juga bagus-bagus. Tujuannya untuk menambah penghasilan ibu-ibu di rumah, apalagi ditengah pandemi Covid-19 ini," lanjutnya.
Peserta pelatihan dari berbagai desa

Wanita yang dikenal ramah ini berharap, semoga ilmu yang didapat dalam pelatihan tersebut bisa dikembangkan dan dapatn bermanfaat bagi kaum hawa yang tinggal di desa-desa. 

"Semoga bisa berkembang di desa-desa dan jadi industri rumahan. Teruslah berinovasi, buat produk seindah mungkin agar nilai jualnya bisa lebih tinggi," pungkas Sa'adah disela kegiatannya. (Ahmad)