Iklan

Selasa, 06 Oktober 2020, 21.13.00 WIB
Last Updated 2020-10-06T14:14:02Z
Berita Terkini

HMI Cab Langkat Minta UU Cipta Kerja Dibatalkan,Kalau Tidak Jalan Akan Dihijau-Hitamkan..

Berita Viral

Fahrizal Ketua HMI Cabang Langkat


Langkat-Metrolangkat.com

Pasca disyahkanya Undang undang (UU) Cipta Kerja Omnibus Law pada tanggal 05 Oktober kemarin oleh DPR-RI mematik kekecewaan masyarakat diberbagai penjuru Negeri ini khususnya karyawan diberbagai sektor. 

Gelombang aksi demo secara besar besaran langsung dilakukan oleh puluhan ribu karyawan dari berbagai serikat pekerja maupun buruh dengan teriakan kekecewaan. 

Aksi turun kejalan yang dilakukan mereka merupakan bentuk rasa kecewa atas disyahkanya UU tersebut yang dinilai tidak berpihak kepada buruh maupun karyawan. 


Ini sebagai pertanda kalau DPR RI telah mengkhianati Rakyat. Sebab UU Cipta Kerja yang digolkan mereka telah melahirkan kontroversial pada setiap point- point nya. 


Karena lebih condong menguntungkan para investor/pengusaha. Maka sangat jelas bahwa DPR RI bersama pemerintah mengabaikan suara rakyat. "Ujar  Fahrizal Ketua HMI Cabang Langkat melalui siaran Pers nya yang diterima redaksi Selasa(6/10) malam.

Undang-undang (UU) ini berdampak akan hilangnya hak-hak buruh dan menguntungkan tenaga asing untuk melenggang  di negara kita tercinta ini. 

Maka dengan ini kami mahasiswa yang tergabung di HMI Cab Langkat secara tegas mengambil sikap menolak atas disyahkanya UU Omnibus Law. 

Kami juga menggajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersolidaritas menolak pengesahan RUU cipta kerja. Menyampaikan bahwa DPR RI dan pemerintah tidak bijaksana dalam mengambil keputusan, dengan membungkam suara rakyat. "Tegas Fahrizal

Selanjutnya meminta Kepada DPR RI PK dan membatalkan Undang-undang yang telah disahkan. Dikarenakan mengundang Polemik.

Meminta kepada pemerintah wajib mengeluarkan Perppu untuk menggagalkan Omnibus Law ini.  Jika tidak gelombang hijau hitam akan memadati jalanan". Ketus Fahrizal.(yong)