Iklan

Selasa, 13 Oktober 2020, 09.24.00 WIB
Last Updated 2020-10-13T02:24:22Z
Berita Terkini

Ketiduran Dibantalan Rel Bocah Ini Remuk Dilindas kereta Api

Berita Viral



Kristian Sinaga bocah malang yang tewas dilindas kereta api


 Binjai-Metrolangkat.com


Kristian Sinaga (13) seorang Pelajar yang diketahui beralamat di Dusun VIII Kepuh Nauli, Desa Tandam Hulu II, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, meninggal dunia akibat tertabrak Kereta Api di Jalan di Jalan Dr Wahidin, Km 19 Kelurahan Sumber Mulyo Rejo, Kecamatan Binjai Timur, Senin (12/10) malam, sekira Pukul 21.00 Wib.


Akibatnya, bocah Pria ini meninggal dunia di tempat kejadian dengan mengenaskan. Sebab, beberapa bagian organ tubuhnya terburai.


Menurut keterangan yang berhasil dihimpun awak media, kejadian bermula saat Kereta Api dari arah Medan menuju Binjai, melintas di Km 19, tepatnya di Tempat Kejadian Perkara (TKP).


Masyarakat disekitar perlintasan Rel Kereta Api sempat berteriak dengan histeris karena melihat seorang bocah tertabrak Ular Besi itu. 

Naas bagi korban yang saat itu diduga sedang tertidur, pada saat Kereta Api melintas, tubuh korban langsung tertabrak.


Melihat kejadian tersebut, warga langsung melapor ke Penjaga Plang Kereta Api, dan selanjutnya diteruskan ke Polsek Binjai Timur.


Menerima laporan tersebut, anggota Polsek Binjai Timur langsung turun untuk mengamankan TKP, serta mencari keterangan dari para saksi.

 Selanjutnya, korban dibawa ke RSUD Dr Djoelham Binjai, untuk kepentingan Visum Et Revertum, sertamencari orangtua korban.


Menurut Kapolres Binjai AKBP Romadhoni Sutardjo SIK, melalui Kasubbaghumas AKP Siswanto Ginting, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, usai dibawa ke rumah Sakit, pihak keluarga korban pun langsung datang.


"Orangtua korban diketahui bernama Joulestro Sinaga (43) seorang karyawan Swasta yang beralamat di Dusun VIII Kepuh Nauli, Desa Tandam Hulu II Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang," ungkap Siswanto Ginting, Selasa (13/10) Pagi.


Menurut keterangan dari para saksi, ungkap Siswanto Ginting, korban sudah tiga hari belakangan ini berada di perlintasan Rel Kereta Api itu. 

Sedangkan pada saat kejadian, korban diduga sedang tertidur. "Diduga korban tertidur sehingga tidak mengetahui Kereta Api melintas di jalur tersebut. 

Akibatnya, korban meninggal dunia dengan mengalami luka di bagian kepala pecah, pergelangan putus, serta luka luka pada bagian wajah dan badan," beber AKP Siswanto Ginting. (kus)