Iklan

Jumat, 30 Oktober 2020, 00.47.00 WIB
Last Updated 2020-10-29T17:47:40Z
Supranatural

Menguak Mistis Hilangnya 3 Anak di Pulka- Salapian : Orang Tua Salah Seorang Anak Dapat Pesan Dari Mahluk Gaib

Berita Viral
Mahluk Gaib dari bangsa Jin. (Photo ilustrasi)


Liputan  >> Tim Supranatural Metro Langkat

 

 

Memasuki hari kedua belas pencarian anak yang hilang di Dusun Pulka, Desa Naman Jahe, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat, belum juga membuahkan hasil. Dan hari ini, Kamis (29/10) pencarian mengunakan alat berat (beko) pun dilakukan.

 

Dibawah pengawalan aparat kepolisian dari Polres Langkat dan Polsek setempat, penyisiran dilokasi kembali dilakukan secara besar-besaran.

 

 

Setidaknya ada 10 tim yang dibentuk Polisi melakukan penyisiran. Dibantu ratusan relawan dan masyarakat yang secara sukarela, penyisiran dilokasi pegorekan timbunan tanah diareal perkebunan LNK inipun dilakukan.

 

 

Pengorekan yang dilakukan karena menduga ketiga anak-anak tersebut tertimbun tanah diarea tersebut.

 

 

Puas mengobok-obok lokasi-lokasi yang dicurigai, pencarianpun diahiri tanpa membuahkan hasil.

 

 

Hilangnya ketiga anak-anak ini benar-benar menyita energy serta membuat heran dan penasaran banyak orang. Segala langkah dan upaya yang dilakukan menemui jalan buntu.

 

 

 

Hilangnya ketiga anak berusia 7 tahun tersebut dikawasan ini, melahirkan banyak penafsiran. Sebagian orang mengatakan ketiga anak tersebut hilang karena diculik oleh manusia,  bukan mahluk gaib.

 

 

Oleh sebab itu, Polisi diminta bergerak cepat mengejar sipenculik. Namun, Polisi sendiri seperti tak tau harus mencari kemana kalau dibilang penculikan. Sebab, pelaku tak meningalkan jejak apapun.

 

 

Sebagian orang lagi menduga kalau ketiga bocah malang tersebut diambil oleh mahluk gaib dan diboyong kealamnya. Karena dugaan itu jugalah membuat ratusan paranormal turun membantu melakukan berbagai praktek spiritual ditempat ini.

 

 

Ada juga yang menyebutkan kalau anak-anak tersebut hilang tertimbun tanah galian atau masuk kedalam sebuah lubang saat bermain. Yang pasti, apapun dugaan itu, faktanya sampai hari ini belum ada satupun yang terjawab.

 

 

Memang kalau dipikir secara logika, hilangnya anak tersebut diambil mahluk gaib tak logika bagi mereka yang mengunakan logika-nya. Tapi faktanya, logika tak berjalan sampai saat ini.

 

 

Oleh sebab itulah, tak mau mencari perdebatan secara logika atau tak logika, tim Supranatural Metrolangkat kembali melanjutkan misi kemanusian membantu mencari ketiga anak tersebut mesti dengan cara tak logika.

 

 

Ya, cara yang dilakukan Tim Supranatural Metrolangkat memang bukan cara logika, karena menurut pandangan mata bathin Tim Supranatural, anak-anak tersebut memang dibawa oleh kalangan bangsa Gaib hingga raib tak berbekas.

 

 

Insya allah, apa yang dilakukan Tim Supranatural Metrolangkat akan membuahkan hasil, semoga. Seperti malam sebelumnya, Tim Supranatural Metrolangkat kembali melakukan penelusuran gaib. Jejak Gaib yang ditemui kemarin malam, kembali ditelusuri.

 

 

Dan malam ini benar-benar menegangkan, sebab pesan gaib yang diterima sebelumnya meminta siapa saja yang memasuki wilayah ini untuk berlaku santun dan beradab.

 

“ Malam ini, kita akan kembali kelokasi.  Bermunajat kepada Allah Swt semoga diberikan petunjuk dan dimudahkan dalam itiar ini, jadi semuanya harus dipersiapkan dengan baik,” ucap Atok yang menjadi Pimpinan Tim.

 

 

“ Kita akan memasuki alam mereka, jadi etikanya masuk kerumah orang tidak boleh ribut, grasak nguruk, jangan membuat resah, harus sopan, sambung Atok sambil mengeser letak pecinya yang miring.

 

 

“ Ingat, jangan ada yang memakai sepatu atau sandal,kita semua harus berjalan tanpa alas, kita menyatu dengan alam, untuk itulah kita kaki ayam dan berjalan kaki menuju lokasi,” Ujar Atok mengingatkan Tim.

 

 

Kita hendak menyatu dengan alam,karena alamlah yang nantinya akan memberikan isyaratnya menuntun kita. Langkah kaki kita juga harus diatur, kaki tidak boleh menghentak kebumi, jangan menyeret langkah kaki, setiap langkah kaki harus dijatuhkan pelan-pelan agar tidak mengusik ketenangan para lelembut dan mahluk hidup lainya.

 

, Bila langkah kita sombong berjalan diatas muka bumi ini,  hal itu tidak disukai oleh alam atau bumi ini, begitu juga dengan mahluk tak kasat mata tersebut.

 

 

Dan mahluk gaib yang akan kita temui ini berbeda dengan gaib biasanya, mereka suka yang santun, beradab dan beretika,” ujar Atok panjang lebar.

 

 

Setelah memberikan arahan dan nasehat kepada angota Tim, perjalanan akan segera dimulai.

 

 

Namun,sebelum menjalankan pencarian , Tim lebih dulu melaksanakan sholat Isya berjama’ah dan sholat sunat. Setelah itu Tim kemudian bergerak kelokasi.

 

 

Tanpa penerangan apapun, Tim mulai berjalan menyusuri lereng-lereng bukit perkebunan sawit itu. Suara jangkrik dan binatang-binatang malam lainya, terdengar saling sahut digelapnya malam ini.

 

 

Dikejauhan terdengar suara burung ruak diikuti terbangnya beberapa kelelawar kecil melintasi diatas kepala Tim.

  

 

Seperti disambut alam, malam itu muncul cahaya remang-remang dari langit . Bulan dengan cahaya remang-remang menyembul dari balik gumpalan awak seperti ikut berpartisipasi dengan Tim.

 

 “ Subhanallah, allah memberikan pertolonganya dengan sinaran rembulan itu,kata Atok sambil menatap kelangit dari celah-celah pelepah sawit yang rindang.

 

Dengan tertatih, Atok yang kurang fit fisiknya ini, terus berjalan dituntun anggota Tim, sesekali terdengar suara Atok mengerang menahan kesakitan karena ibu jarinya menyepak tungul dan akar kayu. 

 

 

Tak ada pembicaraan sepanjang jalan, semuanya diam, hanyut dengan lafaz dzikir dibathin masing-masing. Setiap tarikan dan hembusan napas diikuti dengan asma-asma allah.

 

 

Sudah disini saja, ketus Atok memberi isyarat memilih tempat untuk mediasi. “ Seperti sudah paham akan apa yang dilakukan, anggota tim langsung mengembangkan alas duduk yang dibawa.

 

 

Beralaskan dedaunan, Atok lalu meletakkan sajadah lisutnya diikuti anggota tim lainya. Kita sholat gaib dulu, ajak Atok diikuti Tim yang berdiri berbaris dibelakangnya.  setelah melaksanakan sholat-sholat sunat tersebut, komunikasi gaibpun mulai dilakukan.

 

Tak begitu lama, tanda-tanda kehadiran gaib ditempat inipun terasa, diawali dengan kitaran angin yang berembus berputar hanya pada beberapa pohon tertentu saja. Sebuah isyarat alam yang sama seperti malam sebelumnya .

 

Angin semakin kencang dan berputar-putar seperti puting beliung kecil mendekati tim yang hanyut dalam zikir. Seiring lenyapnya angin tadi, sosok gaib penguasa alam lelembut inipun muncul dengan sosok yang menyeramkan.

 

 

“ Tubuhnya hitam, tinggi tegab seperti raksasa, mengenakan baju seperti rompi besi, bertaring panjang dan mata merah menyala.

 

Hanya hitungan menit, kontak bathin yang dilakukan Tim Supranatural dengan sosok gaib mengaku raja ditempat ini. Diisyaratkan kalau bangsa Jin ini bersimpatik dengan cara-cara Islami yang dilakukan.

 

   

“ Mereka (bangsa Jin-red) yang ini, sangat tidak suka dengan adanya ritual-ritual atau sesajen disini, katanya kalau terus dilakukan cara-cara seperti itu dalam pencarian anak tersebut, sampai kapanpun tidak akan menemukan anak-anak itu.

 

 

Makanya, sangat diharapkan lokasi disini dikembalikan seperti semula agar aura negatif dari mahluk gaib lainya bisa dibersihkan.

 

Jangan adalagi aktifitas yang aneh-aneh, kita tak bermaksud menyalahkan saudara-saudara kita yang lain, karena kita semua niatnya sama, yakni membantu saudara kita yang sedang kesusahan.

 

 

“ Kalau sudah steril lokasinya, mereka akan mengembalikan ketiga anak itu, itulah janji mereka,” ucap Atok seraya mengatakan soal pengembalian anak-anak tersebut ditentukan oleh penguasa gaib itu sendiri.

 

 

“ Bila masih ada laku ritual ditempat itu, maka tidak mungkin anak tersebut dikembalikan, karena dengan ritual yang dilakukan mengundang mahluk gaib yang lain, hal inilah yang menjadi penganggu, dan gaib pendatang itu akan terus menyesatkan manusia, dengan berbagai tipu muslihatnya.” Ujar Atok.

 

 

Usai melakukan ritual jelang dini hari itu, dan mendapat petunjuk gaib ditempat ini, Tim Supranatural kembali pulang kerumah untuk beristirahat. Pasca ritual yang dilakukan Tim Supranatural Metro Langkat, Alamsyah orang tua dari anak yang hilang Zahra (7), datang menemui Tim Supranatural Metro Langkat membawa pesan gaib.

 

 

Apa yang yang membuat Alamsyah datang mencari Tim Supranatural Metro Langkat..? Pesan gaib apa yang hendak disampaikan pria yang sudah kehabisan air mata dan akal dalam mencari putrinya ini,.? Semua akan kami sampaikan dalam liputan selanjutnya.(Bersambung)