Iklan

Selasa, 27 Oktober 2020, 15.11.00 WIB
Last Updated 2020-10-27T08:11:56Z
Anak Negeri

Milenial Binjai Nilai Pilkada Binjai Politik Dinasti, Titipan & Dadakan.

Berita Viral

 


Binjai-Metrolangkat.com


Kalangan milenial di Kota Binjai mengaku sangat prihatin dan sedih dengan kondisi perpolitikan di Pilkada Binjai 2020. 


Keprihatinan ini karena para Calon Kepala Daerah yang maju dikarenakan beberapa faktor, diantaranya Dinasti Politik, dadakan dan titipan.


Hal ini disampaikan salah seorang milenial Kota Binjai, Hariadi, dalam diskusi yang mengusung tema "Bagaimana Buat Binjai Bagus? Smart City Binjai: Peluang, Tantangan dan Solusinya" yang digelar oleh salah satu media, beberapa waktu lalu.


"Secara riil kami sedih. Pilkada Binjai diwarnai Politik dinasti, titipan dan dadakan. 


Tiga minggu ini Politik yang dipertontonkan adalah Politik serang dan balasan oleh para Calon," katanya, saat dikonfirmasi awak media, Selasa (27/10).


Hariadi menilai, Kota Binjai yang dari sisi wilayah tidak terlalu luas, seharusnya sangat mudah untuk dibangun. 


Akan tetapi, untuk membangunnya dibutuhkan sosok Pemimpin yang memiliki komitmen dan kemauan untuk memajukan Kota Binjai. 


Untuk itu, Pilkada Binjai 2020 seharusnya menjadi momentum untuk mendapatkan Pemimpin tersebut.


"Kita sangat berharap fenomena buruk yang mempertontonkan Politik serang dan balasan dalam mencari Pemimpin itu hilang," ungkapnya.


Dalam diskusi ini menghadirkan tiga orang pembicara, diantaranya Pengamat Lingkungan dan Perkotaan, Jaya Arjuna, Ketua Komisi A DPRD Sumatera Utara, Hendro Susanto dan Walikota LIRA Binjai Eddy Aswari. (put)