Iklan

Rabu, 28 Oktober 2020, 00.19.00 WIB
Last Updated 2020-10-27T17:19:01Z
Supranatural

Telusur Mistis Dibalik Raibnya 3 Anak Di Pulka- Salapian : Tak Suka Ada Sesajen, Raja Bunian Minta Kembalikan Rumahnya Yang Dirusak

Berita Viral

Warga yang mengelar zikir dan doa bersama kemarin dilokasi hilangnya ketiga anak tersebut.


Liputan >> Tim Supranatural Metrolangkat

 

Perbedaan pandang dan pendapat mewarnai pencarian ketiga anak yang hilang di Dusun Pulka, Desa Naman Jahe, Kecamatan Salapian, Kab Langkat. Memasuki hari kesebelas hilangnya bocah malang tersebut, masing-masing pihak bertahan dengan alibi dan pendapat-nya masing-masing.

 

Sebagian orang tak yakin kalau anak-anak tersebut hilang dibawa mahluk gaib. Mereka lebih meyakini kalau anak-anak tadi diculik sekelompok orang lalu dibawa pergi kesuatu tempat yang jauh.

 

 Segelintir orang lagi menyebutkan kalau anak-anak tersebut diculik oleh orang yang punya kemampuan supranatural yang tinggi sehingga sulit untuk dilacak. Dan ada juga yang menyakini kalau anak-anak tersebut benar diambil mahluk gaib didaerah itu lalu disembunyikan.

 

Begitulah silang pendapat yang terjadi. Namun hal tersebut bukanlah masalah yang harus dipersoalkan. Lagi pula perbedaan tersebut bertujuan sama ,yakni berupaya menemukan dan mencari ketiganya.

 

Oleh sebab itu kita harus menghargai upaya atau ihtiar yang dilakukan masyarakat baik yang sengaja diminta maupun sukarela.

 

Terlepas dari semua itu, Tim Supranatural Metrolangkat.com kembali melanjutkan penerawangan dilokasi yang viral belakangan ini.

 

Penerawangan lanjutan yang dilakukan Tim Supranatural Metrolangkat Selasa (27/10) siang tak terlepas dari rasa sosial ingin membantu sesama yang lagi kesusahan.

 

Selain itu, saat lakukan penerawangan beberapa hari lalu, Tim Metrolangkat telah berjanji dengan lelembut disini untuk datang kembali bersilaturahmi.

 

Setelah memilih tempat yang sesuai, Tim Pamungkas Metro Langkat mulai melakukan komunikasi dengan para gaib ditempat ini. “ Asalamualaikum,…..sapa pimpinan Tim sambil mulutnya komat kamit melafazkan asma-asma Allah.


 Salah seorang pemuda yang dijadikan mediasi Tim Supranatural untuk berkomunikasi dengan mahluk gaib dilokasi hilangnya ketiga anak di Salapian. 


Walaikum salam jawab sosok gaib ini melalui mediasi seorang anak muda. “ Boleh saya tau kamu siapa,? Tanya Tim sebelum melanjutkan perbincangan.

 

“ Saya adalah penjaga tempat ini, saya disuruh menjaga tempat ini,”jawab gaib ini dengan suara lembut.  Apakah kamu tau soal anak-anak yang hilang itu.? Ia,aku tau,anak-anak itu dibawa oleh mahluk bunian sekarang ini.

 

Dimana anak itu sekarang,? Cecar Tim kepada mahluk gaib ini. Sudah tidak disini lagi, mereka sudah dibawa pindah dari sini. Kemana mereka dibawa,kenapa pindah,apakah bangsa kalian merasa terganggu.

 

“ Ya,kami merasa terganggu dengan kehadiran banyak manusia disini,” ketusnya seraya berpamitan pergi. Sejurus kemudian,sosok Gaib lainya masuk ketubuh mediasi mengantikan gaib tadi.

 

“ Asalamualaikum…ini siapa.? Tanya Tim perlahan, walaikum salam,aku adalah raja disini,” jawab sosok gaib tak kasat mata ini. Oh,kamu adalah raja disini,

 

“ Kenapa sampai sekarang anak-anak tersebut belum juga dikembalikan,memangnya apa salah mereka dan dimana mereka sekarang ?.

 

Disini sudah kacau,sejak banyaknya orang datang mengelar berbagai ritual, tempat kami jadi kotor kami tidak suka itu.

 

“ Mereka membuat sesajen, meminta kepada mahluk lain, dengan memaksa seakan mengajak perang, itu yang kami tidak suka, kami tidak mau menyakiti manusia, karena itulah bangsa kami sudah tidak disini lagi, kami memilih menghindar.

 

Sekarang kawasan ini sudah digantikan dengan mahluk lain yang suka dengan sesajen atau pemujaan. “ Jadi dengan dilakukanya ritual memberikan sesajen atau pemujaan mengundang mahluk-mahluk lain datang kesini ya,?

 

 Benar sekali, bangsa kami bukanlah seperti itu, makanya sampai sekarang tidak ada titik temunya, kalaupun ada yang memakan sesajen atau persembahan yang diberikan orang-orang itu, sebenarnya itu bukan dari golongan kami.

 

Kami tidak mau menyakiti siapapun, makanya bangsa kami pergi menghindari manusia. Dan aku tidak suka disembah, sebab hanya Allah yang kuasalah yang patut disembah,

 

Aku bukan tuhan, tapi mereka meminta seolah-olah aku tuhan,tempat meminta hanya kepadanya bukan yang lain.  Jadi benar anak-anak itu diculik bangsa gaib disini,? Ya,mereka diculik bangsa bunian.

 

Jadi apa yang harus kami lakukan agar anak-anak tersebut dikembalikan. “ tanya Tim kepada Raja gaib ini. Aku mau bersihkan dulu tempatku, kembalikan seperti semua, mereka sudah merusak rumah kami.

 

Dimana rumah kalian yang dirusak Raja, ? Tanya Tim penasaran. Dekat alat berat itulah rumah kami, mereka merusaknya. Jadi alat berat yang membuat paret itu telah merusak rumah kalian,? Benar. Kembalikan seperti semula,”  Jawabnya.

 

Selain itu apalagi yang harus kami lakukan sambung  Tim. Jangan adalagi yang melakukan hal macam-macam, kosongkan tempat ini seperti semula, lalu bersihkan dengan membaca syalawat atau zikir, kalau seperti itu kami suka itu,

 

Jangan meminta dengan memaksa, karena kalau terus dipaksa, kami siap berperang habis-habisan, kami tidak mau tempat kami ini dirusak sama manusia yang merasa hebat.

 

Kami hanya mau dengan kelembutan,  datang dengan bersyalawat, mengaji, berzikir atau membacakan ayat-ayat Qur’an, seperti itulah yang kami mau.  “akunya,(Bersambung)