Iklan

Rabu, 21 Oktober 2020, 18.09.00 WIB
Last Updated 2020-10-21T11:09:52Z
Berita Hari Ini

Terkait Penolakan Warga Kebun Lada Soal PT Plastisindo, Warga : Katanya Buat Gudang Rupanya Bohong

Berita Viral

 

Pertemuan warga dengan pihak PT Plastisindo


Binjai-Metrolangkat.com


Aksi penolakan dan kecaman dari masyarakat terkait rencana dibangunnya Pabrik Plastik "PT  Primadaya Plastisindo" di Kelurahan Kebun Lada, terus dilakukan warga sekitar, khususnya warga Lingkungan l dan Lingkungan lll.


Sebab menurut warga, selain takut terdampak Polusi dari limbah yang ditimbulkan, warga juga mengatakan jika kawasan tersebut bukan merupakan kawasan Industri, namun merupakan Pemukiman warga.


Tidak hanya itu, banyaknya usaha Pembibitan tanaman disekitar areal Pabrik yang akan dibangun, dikhawatirkan akan berimbas pada sumber mata pencarian warga yang sudah sejak lama dilakoni oleh mereka.


Menyikapi hal itu, Human Resource Departement (HRD) PT Primadaya Plastisindo, Firman, saat melakukan pertemuan dengan masyarakat di Kantor Camat Binjai Utara, Rabu (21/10) mengatakan, PT Primadaya Plastisindo tergolong Perusahaan PMA (Penanaman Modal Asing) yang terdiri dari negara Taiwan, Malaysia dan Indonesia.


"PT Primadaya Plastisindo sudah menggunakan tekhnologi yang terbaru dalam hal pengurangan resiko Polusi udara maupun limbah yang ditimbulkan," beber Firman.


Dalam pertemuan itu, Firman juga menegaskan, PT Primadaya Plastisindo akan memberikan CSR (Corporate Social Responsibility) dari keuntungan/Laba Perusahaan, serta akan melakukan kegiatan sosial di masyarakat, seperti bersih lingkungan ataupun tempat ibadah.


"Perusahaan akan mengedepankan dalam hal perekrutan warga atau Pemuda sekitar untuk direkrut menjadi karyawan," ungkap Firman.


Pada kesempatan itu, Firman juga mengatakan jika PT Primadaya Plastisindo, sudah bersertifikat dan berstandar Internasional, sehingga sangat patuh dan tunduk terhadap peraturan yang berlaku.


Namun, warga belum percaya begitu saja penjelasan yang disampaikan oleh HRD PT Primadaya Plastisindo. Sebab menurut warga, mereka sebelumnya sudah dibohongi oleh Pihak Perusahaan.


"Kami merasa dibohongi, karena awalnya PT Primadaya Plastisindo menyampaikan kepada kami hanya mendirikan gudang penyimpanan Aqua, bukan Pabrik pembuatan botol atau tutup Aqua," beber warga yang mengaku bernama Raziman.


Untuk itu, warga meminta Pemko Binjai, melalui Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu, agar meninjau ulang izin yang diajukan oleh PT Primadaya Plastisindo.


Usai pertemuan, warga juga meminta kepada Camat Binjai Utara, Adri Rivanto, untuk menghadirkan staf ahli yang menangani masalah lingkungan, baik dari Dinas PUPR ataupun Dinas Perkim Kota Binjai.


"Agar menyampaikan pemaparan langsung kepada warga," pinta warga.


Hadir dalam pertemuan itu, Camat Binjai Utara, Adri Rivanto. S.STP, Kadis PTSP Kota Binjai di wakili oleh Khairul Arfan Harahap, HRD PT Primadaya Plastisindo, Firman, Lurah Kebun Lada, Nur Aziani, Kepling I dan III Kelurahan Kebun Lada, Amrin Rangkuti dan Mukhtar Nasution, Perwakilan masyarakat dari Lingkungan I dan III Kelurahan Kebun Lada, Bhabinkamtibmas Kebun Lada, Aiptu Julianto, serta Babinsa Kebun Lada, Serda Zulfan. (kus)