Iklan

Jumat, 16 Oktober 2020, 13.15.00 WIB
Last Updated 2020-10-16T06:15:03Z
Berita Hari Ini

Warga Timbang Lawan Resah, Galian C Di Sungai Bahorok Undang Bencana

Berita Viral
Tokoh masyarakat dan warga Timbang Lawan Bahorok yang mengaku resah dengan aktifitas galian C di sungai Bohorok 


Langkat-Metrolangkat.com

Beberapa bulan terahir ini masyarakat di Desa Timbang Lawan, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat dibuat resah. 

Pasalnya,aktifitas pengorekan disepanjang sungai Bahorok yang berada dilokasi wisata alam Bukit Lawang ini dikhawatirkan warga akan berakibat buruk pada lingkungan. 

Menurut warga, pengorekan yang dilakukan pengusaha tempatan tersebut sepertinya mengabaikan kelestarian lingkungan. 

Kami berharap kepada aparat terkait untuk menghentikan galian tersebut. Sebab, bila dibiarkan terus kami khawatir akan mendatangkan musibah seperti erosi. " Ujar warga via sambungan telepon ke wartawan mengabarkan ketakutan mereka,Jum'at(16/10). 

Alat berat yang mengambili material sungai Bahorok yang meresahkan warga

Sambung warga dan beberapa tokoh masyarakat ini seperti Normansyah (56) warga Timbang Lawan, Rusli, pak Haji dan Fahmi yang mengundang kecurigaan masyarakat, pekerjaan yang katanya normalisasi atau (pengerokan sungai-red) pembersihan sungai tapi kenapa bahan material seperti batu kerikil dan koral diangkut juga. 

" Katanya normalisasi sungai, tapi kenapa bahan material diangkut juga, inikan aneh. Harusnya kalau cuma pengerukan sungai, batu-batu sungainya jangan diambil. 
Warga sempat ramai ramai mendatangi galian diduga ilegal yang mengambil material suangai


Ini kok malah diangkut "Ketus masyarakat merasa heran. Untuk itu kami masyarakat berharap aparat penegak hukum menindak para pelaku yang diduga telah mengambil material disungai Bahorok secara ilegal. 

Kami tidak mau seperti kejadian tahun 2017 lalu dimana jatuh korban dari masyarakat saat menghentikan aktifitas galian C. 

Kondisi sungai bahorok yang kehilangan materialnya

Sekali lagi kami berharap tolong perhatian bapak bapak pejabat yang berwenang. Sebab setahu kami ijinnya ijin Normalisasi,tapi kenapa material diangkutin. "Ujar Warga. (yong)