Iklan

Minggu, 22 November 2020, 17.45.00 WIB
Last Updated 2020-11-22T10:46:14Z
Berita Terkini

1078 Rumah Di Batang Serangan Terendam Banjir

Berita Viral
Rumah warga yang direndam banjir


Bt Serangan-Metrolangkat.com


Banjir terjadi lagi dan menggenangi Kabupaten Langkat, khususnya Kecamatan Batang Serangan, pada Minggu (22/11) sekira Jam 00.30 WIB.


Banjir terjadi dikarenakan meluapnya air Sungai Tenang yang berada di Kecamatan Batang Serangan. Luapan sungai dikarenakan derasnya hujan yang mengguyur, sehingga sungai tak mampu menahan debit air, pada Sabtu (21/11) sekira Jam 20.00 WIB.


Sedikitnya ada 1078 rumah terendam banjir dan diperkirakan ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa.



Hal tersebut disampaikan Camat Batang Serangan Arie Ramadhany S IP kepada Metrolangkat.com melalui telepon selulernya, pada Minggu (22/11) sekira Jam 13.00 WIB. "Dalam musibah ini tidak ada korban jiwa dan belum ada yg harus kita evakuasi, banjir terjadi karena dangkalnya sungai tenang sehingga tidak dapat menampung debit air dan tanggul pun ada yang jebol," pungkasnya.


Arie juga menambahkan,untuk menanggulangi agar banjir tidak terjadi lagi pihaknya akan bekerja sama dengan PU (Pekerjaan Umum) Provinsi untuk melakukan normalisasi dan memperbaiki tanggul yang rusak.


Menurut keterangan Gendung (49) warga Dusun Gotong Royong, Desa Karya Jadi Kecamatan Batang Serangan, bahwa banjir terjadi begitu cepat, sehingga sebagian warga tidak sempat menyelamatkan harta bendanya. "Ini yang kedua kalinya banjir menggenangi kampung ini di tahun 2020, kalau tak salah pernah banjir juga, tapi itu tiga tahun yang laly," ucapnya



Dari data yang dihimpun yang terdampak banjir di Kecamatan Batang Serangan, Kelurahan Batang Serangan, Lingkungan Beteng Titi Besi terdapat 129 rumah, 150 KK, 450 jiwa.


Selain itu Dusun Pujidadi II sebanyak 34 rumah, Dusun Pujidadi III sebanyak 70 rumah, Dusun Pujidadi IV sebanyak 154 rumah, Dusun Sumberjo Utara 40 rumah, Dusun Tahun 10 Selatan sembilan rumah, Dusun Tahun 10 Utara tiga rumah.


Sementara di Desa Karya Jadi di Dusun Sumitrisno Hilir sebanyak 132 rumah, Desa Karya Jadi pada Dusun Karya Jadi sebanyak 178 rumah, Dusun Durian Tunggal 96 rumah, Dusun Sentongan 13 rumah, Susun Samitrisno 152 rumah.


Sedangkan di Desa Kwala Musam di Dusun Sungai Pasir sembilan rumah, Dusun Karya Sari 12 rumah, Dusun Emplasemen Air Tenang tiga rumah, dan Afdeling air Tenang satu masjid juga terdampak banjir. 


Sementara itu Kepala BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kebupaten Langkat Iwan Syahri saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut. 


"Saat ini petugas masih berada di lapangan uantuk melakukan pendataan dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. 

Banjir yang melanda pemukiman warga disebabkan meluapnya air Sungai Tenang yang ada di wilayah tersebut dan diperkirakan banjir akan surut jika intensitas hujan berkurang." Cetus Iwan Syahri. (Zar)