Iklan

Sabtu, 28 November 2020, 17.40.00 WIB
Last Updated 2020-11-28T10:40:57Z
Kabar Sumut

5.145 Rumah Terendam Banjir Di Sergei...

Berita Viral

Sergei- Metrolangkat-binjai.com


Akibat hujan dengan intensitas tinggi di mulai tanggal 8 November 2020, menyebabkan tanggul Sei Belutu dan Sei Sibaro di Kecamatan Sei Bamban dan Tebing Tinggi, menjadi jebol.

 Bahkan, beberapa tanggul di Kecamatan Dolok Masihul, ditambah lagi adanya air kiriman dari Kabupaten Simalungun, sejalan dengan itu terjadi pasang mati di Laut, sehingga air tertahan dan melimpah di pemukiman warga yang berada Kecamatan Sei Bamban, Tebing Tinggi, Sipispis, Dolok Masihul dan Sei Rampah.


Hal tersebut diatas berdasakan rilis yang terima redaksi dari Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serdang Bedagai, Henry Suharto, Sabtu (28/11).


"Korban jiwa nihil. sedangkan kerugian Materil yang terdampak banjir sebanyak 5.145 (Lima ribu seratus empat puluh lima) Unit rumah," ucap Henry Suharto dalam rilisnya, sembari menyebutkan jika ketinggian air mencapai 1 Meter.


Sedangkan untuk lokasi yang terdampak banjir, menurut Henry, berada di 5 Kecamatan yang ada di Kabupaten Serdang Bedagai, seperti di Kecamatan Tebing Tinggi, Kecamatan Sei Bamban, Kecamatan Seirampah, Kecamatan Dolok Masihul dan Kecamatan Sipispis.


"Seluruhnya ada 33 Desa dan Kelurahan yang tersebar di 5 Kecamatan," ungkap Henry Suharto.


Lebih lanjut dikatakan Henry, guna membantu warga yang terdampak banjir, pihaknya pun sudah melakukan berbagai upaya, diantaranya mendirikan Posko di Desa/Kelurahan yang terdampak banjir bersama komponen Desa, Kecamatan, Satgas BPBD, TNI, Polri dan Tagana.


"Kami juga menyalurkan sembako dan air mineral untuk dapur umum, mendirikan tenda di beberapa titik," ujarnya.


Selain mendistribusikan Sembako dan keperluan lainnya untuk warga, ucap Henry Suharto, dalam musibah banjir ini pihaknya juga menurunkan Personilnya serta alat bantu lainnya seperti Perahu Fiber dan Fortable dilokasi tertentu untuk mengecek kesehatan masyarakat.


"BPBD Serdang Bedagai juga melakukan penerbitan SK Penetapan Darurat Bencana," kata Henry dalam rilisnya. (*)