Iklan

Selasa, 24 November 2020, 13.16.00 WIB
Last Updated 2020-11-24T06:16:18Z
Berita Hari Ini

Bawaslu Dan Tim Tertibkan APK Paslon Di Binjai

Berita Viral

 

Penertiban sejumlah APK Di kota Binjai 

Binjai - Metrolangkat-Binjai.com


Puluhan Alat Peraga Kampanye (APK) ilegal dalam bentuk Billboard yang bergambar Calon Walikota dan Wakil Walikota Binjai tahun 2020, dan tersebar diseluruh Kota Binjai, ditertibkan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Binjai bersama Tim gabungan, Selasa (24/11).


Dalam Penertiban ini, Bawaslu Kota Binjai melibatkan beberapa institusi, diantaranya Polres Binjai, Kodim 0203/LKT, KPU Kota Binjai, Satpol PP Kota Binjai, serta satu unit Mobil Crane dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Binjai.


Menurut Ketua Bawaslu Kota Binjai, Ari Nurwanto, adapun Billboard yang ditertibkan merupakan APK Ilegal yang tidak di design oleh KPU Kota Binjai. 


Untuk jumlah yang ditertibkan menurut Ari Nurwanto, sebanyak 23 Billboard, dengan rincian 22 Billboard merupakan gambar Pasangan Calon nomor urut 2 pada Pilkada Binjai tahun 2020 (Hj Lisa Andriani Lubis - H Sapta Bangun) serta 1 Billboard bergambar Pasangan Calon nomor urut 1 (Rahmat Sorialam Harahap SH MH - Ustadz Usman Jakfar).



"Jumlahnya ada 23 Billboard. Dari jumlah itu, semua yang kita tertibkan adalah APK yang melanggar aturan. 

Sebab, sesuai kesepakatan, setiap Paslon hanya boleh menambah satu APK (Billboard-red) selain yang di fasilitasi oleh KPU," urai Ari Nurwanto, saat dikonfirmasi awak media dilokasi penertiban.


Menurut Pria berpostur besar ini, sebelum dilakukan penertiban, pihaknya juga sudah menyurati seluruh Paslon, agar Billboard Ilegal tersebut diturunkan.


Sebagai Ketua Bawaslu Kota Binjai, Ari juga menghimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban jelang Pilkada Kota Binjai tahun 2020, yang akan digelar pada 9 Desember mendatang.


"Kami menghimbau kepada masyarakat, khususnya warga Binjai, untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban menjelang Pesta Demokrasi Pilkada Kota Binjai yang hanya tinggal empat belas hari lagi. 

Mari kita ke TPS pada 9 Desember mendatang. Jangan lupa tetap mengutamakan Protokol Kesehatan," ungkap Ari Nurwanto.


Ditempat yang sama, Kapolres Binjai, AKBP Romadhoni Sutardjo SIK, yang langsung datang kelokasi penertiban, mengatakan, kedatangannya ke tempat itu dalam rangka memantau dan memberikan pengamanan kepada Bawaslu Kota Binjai.


Sedangkan jumlah Polisi yang diturunkan untuk mengamankan penertiban ini, lanjut Kapolres Binjai, pihaknya menurunkan 15 Personil.


"Ada 15 Personil yang kita turunkan untuk membantu mengamankan penertiban ini, salahsatunya mengatur arus lalulintas," tegas Kapolres Binjai, seraya menghimbau kepada masyarakat untuk memberikan suaranya pada Pilkada 9 Desember mendatang,  jangan Golput, serta mengikuti aturan yang telah ditentukan.


Pantauan awak media, Penertiban APK Ilegal berupa Billboard, dilakukan mulai Pukul 09.30 Wib. Walau cuaca terlihat gerimis, namun eksekusi penertiban itu tetap dilaksanakan.


Sedangkan untuk penertiban APK Ilegal itu, dimulai dari Jalan Soekarno - Hatta, tepatnya di simpang Megawati, Kilometer 18 Binjai.


Anehnya, dalam penertiban itu, tampak tiga gambar Paslon nomor urut 2 sekaligus yang dilapis didalam satu lokasi Billboard.


Diketahui, pada Pilkada Binjai tahun 2020, ada 3 Pasangan Calon yang siap bertarung memperebutkan sebagai Walikota dan Wakil Walikota Binjai, diantaranya nomor urut 1 (Rahmat Sorialam Harahap - Ustadz Usman Jakfar). Nomor urut 2 (Lisa Andriani Lubis - Sapta Bangun), nomor urut 3 adalah (H Juliadi - Drs Amir Hamzah).


Hingga berita ini diturunkan, Bawaslu Kota Binjai bersama Instansi terkait masih melakukan penertiban Billboard Ilegal. (Tra)