Iklan

Rabu, 18 November 2020, 15.56.00 WIB
Last Updated 2020-11-18T08:56:26Z
Berita Hari Ini

Begini Kata Pengiat Lingkungan Soal Banjir Bandang Landa Landak River

Berita Viral

 Khairuddin Ch

Langkat-Metrolangkat-Binjai.com


Salah seorang penggiat Lingkungan yang ada di Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, Khairuddin Ch, angkat bicara terkait terjadinya banjir bandang yang menerjang di sepanjang aliran Sungai Landak pada Rabu (18/11) dinihari.


Menurutnya, banjir bandang yang melanda kawasan Sungai Landak yang berada di Kecamatan Bahorok tersebut, diakibatkan intensitas curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari ini. Bahkan, beberapa jam sebelum terjadi banjir bandang, kawasan tersebut dilanda hujan yang cukup deras.


"Menurut hemat saya, ini akibat dari curah hujan yang cukup tinggi," ungkap Khairuddin dengan singkat.


Pun begitu, sebagai Penggiat Lingkungan, Khairuddin memberikan alasannya mengapa banjir bandang terjadi diakibatkan curah hujan yang deras.


"Sebab disekitar Sungai Landak tersebut tidak ada lagi yang namanya ilegal logging," sebutnya.


Selain tidak adanya ilegal logging disekitar Sungai Landak, lanjut Pria yang selalu akrab dengan awak media ini, dikawasan yang tidak jauh dari Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) ini, para Penggiat Lingkungan kerap melakukan penanaman pohon.


"Bahkan kegiatan penanaman pohon di Buffer zone kawasan TNGL justru sering dilaksanakan oleh berbagai penggiat lingkungan," katanya saat dikonfirmasi awak media, Rabu (18/11) Siang.


Untuk itu, sebagai Penggiat Lingkungan, ia menilai jika banjir bandang itu disebabkan intensitas curah hujan yang cukup tinggi.


Diketahui, akibat banjir bandang yang melanda kawasan Sungai Landak (Landak River) sedikitnya 8 unit Villa ikut diterjang derasnya air. Bahkan, Jembatan Gantung Selang Pangeran dan seluruh warung milik warga yang berada disepanjang aliran sungai tersebut, ikut terbawa arus. (tra)