Iklan

Kamis, 05 November 2020, 16.27.00 WIB
Last Updated 2020-11-05T09:27:15Z
Berita Hari Ini

Boat Jaring Gembung Karam Ditabrak KM DJ 1 Nelayan Tewas

Berita Viral

Petugas mendatangi lokasi karamnya boat nelayan. 


Tanjung Pura-Metrolangkat.com

Seorang nelayan, Aspan (47) warga Desa Bubun, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat meninggal dan rekannya yang bernama M Johan (26) dinyatakan hilang sesaat setelah boat jaring gembung yang mereka tumpangi ditabrak KM Deli Jaya GT.105 No 1564/PPa dari Gabion Belawan di sekitar perairan Boring Brandan, Rabu (4/11) sekira jam 20.00 WIB.


Sementara, tekong boat jaring gembung Asfan (45) bersama Abdullah (30) awak boat yang ditabrak tersebut, berhasil diselamatkan oleh awak KM Deli Jaya yang mengetahui bahwa kapal pukat teri itu telah menabrak boat nelayan.


Korban tewas, Aspan (47) 


Peristiwa itu berawal saat boat jaring gembung yang diawaki empat nelayan tersebut sedang labuh jaring di sekitar perairan boring Brandan. "Dari jarak 1 mil laut, kapal pukat teri KM Deli Jaya bergerak lurus mengarah boat jaring gembung," beber Paur Subbag Humas Polres Langkat Aiptu Yasir via pesan WhatsAppnya.


Mengetahui hal itu, awak boat jaring gembung kemudian berupaya memberi kode keberadaan boat mereka. Namun sayang, tekong kapal pukat teri KM Deli Jaya tak menyadari kode yang mereka kirimkan teraebut. Akibatnya, tabrakan antar kedua boat teraebut pun tak terelakkan.


Setelah mengetahui insiden tersebut, dengan sigap awak kapal pukat teri KM Deli Jaya langsung memberikan pertolongan kepada awak boat jaring gembung. "Dua orang awak berhasil diselamatkan, satu tewas dan yang satunya lagi hilang di perairan," lanjut Yasir.


Setelah berhasil diselamatkan, para awak boat jaring gembung yang ditemukan selanjutnya diawa KM Deli Jaya milik Akiong yang dinakhodiai Akui beserta 23 orang ABKnya ke Pelabuhan Belawan untuk dievakuasi.


Setelah ditemukan, Kamis (5/11) sekira jam 09.49 WIan, boat jaring gembung milik nelayan Desa Bubun diamanka di Dermaga Dit Pol Airud Belawan dan KM Deli Jaya GT.105 No 1564/PPa sandar di gudang Bincuan Gabion Belawan.


Terpisah, Kasat Pol Airud Polres Langkat Iptu Heru Ediyanto SH masih melakukan pendataan di Desa Bubun untuk memastikan kronologi peristiwa tersebut. "Kami masih di lapangan dan sedang mendata keluarga korban serta memastikan kronologi kejadian, agar informasinya tidak simpang siur," pungkas Heru via sambungan selulernya, Kamis (5/11) siang. (Ahmad)