Iklan

Kamis, 26 November 2020, 20.19.00 WIB
Last Updated 2020-11-26T14:05:07Z
Berita Terkini

Dedi Belanda Ditemukan Tak Bernyawa Disamping SD Impres

Berita Viral

 


Binjai - Metrolangkat-binjai.com


Warga di Kelurahan Tangsi, Lingkungan II, Kecamatan Binjai Kota, dihebohkan dengan penemuan mayat pria tua yang tergeletak di Sekolah Dasar (SD) Inpres 69, Kamis (26/11) siang, sekira pukul 14.30 Wib.


Diketahui sesosok mayat tersebut, bernama Asdedi alias Dedi Belanda (60) warga Jalan Abdul Sani, Kelurahan Tangsi, Kecamatan Binjai Kota.


Kapolres Binjai, AKBP Romadhoni Sutardjo, ketika dikonfirmasi awak media melalui Kasubbag Humas, AKP Siswanto Ginting, membenarkan adanya peristiwa penemuan sesosok mayat tersebut.


Polisi dengan pangkat Balok tiga emas dipundaknya ini mengaku mengetahui peristiwa itu usai mendapatkan informasi dari Kepala Lingkungan (Kepling) II, Hermiaty.


"Setelah ditelusuri Polsek Binjai Kota berdasarkan keterangan saudara kandungnya, korban yang berstatus lajang tua itu tidak pulang ke rumah seperti biasanya. Korban juga kerap tidur di lokasi. 


Namun karena mengetahui hal itu, pihak keluarga tidak berniat untuk mencari korban, dikarenakan sudah mengetahui keberadaannya," ungkap AKP Siswanto.


Lebih lanjut dikatakan Perwira Pertama Polisi ini, seorang saksi yang bernama Supriadi, melihat dengan jelas adanya mayat yang berada di dekat Kamar Mandi Sekolah tersebut. 

Takut terjadi sesuatu, akhirnya saksi (Supriadi-red) ia langsung berinisiatif memberitahukan kepada Kepling setempat untuk melihat mayat serta menanyakan apakah warganya atau tidak.


"Kepling pun tiba di lokasi, ternyata memang benar maya tersebut merupakan warganya. Kemudian, Hermiaty selaku Kepling, memberitahukan kepada pihak keluarga korban. Kebetulan korban tinggal bersama abangnya," urai AKP Siswanto Ginting.


Karena tidak ada tanda tanda bekas luka akibat pukulan atau senjata tajam, akhirnya pihak keluarga sepakat untuk tidak dilakukan Outopsi terhadap Korban.


"Korban memiliki riwayat penyakit darah tinggi, pihak keluarganya tidak menuntut dan tidak merasa keberatan. Kabarnya, Sore tadi korban dikebumikan oleh pihak keluarga dan masyarakat setempat," tutup AKP Siswanto. (tra)