Iklan

Minggu, 15 November 2020, 14.36.00 WIB
Last Updated 2020-11-15T07:57:44Z
Berita Terkini

Jalan Rusak Parah, Warga Desak HKI Tegur Kontraktor

Berita Viral

Warga melakukan orasi di badan jalan Pasar VII Dusun Sidorejo yang rusak


Kwala Begumit-Metrolangkat-binjai.com


Puluhan warga Pasar VII Dusun Sidorejo, Desa Kwala Begumit, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat melakukan orasi di badan jalan perkampungan mereka yang rusak parah akibat sering dilalui kendaraan proyek pembangunan jalan tol bertonase tinggi, Minggu (15/11) sekira jam 11.30 WIB


Masyarakat yang merasa resah akibat jalan perkampungan yang berdebu dan rusak parah mendesak agar PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) selaku penyelenggara proyek nasional pembangunan jalan tol, untuk segera menegur vendor (kontraktor), agar jalan tersebut segera diperbaiki.


Pantauan di lapangan, setidaknya ada dua dump truk bertonase tinggi yang terpacak di badan jalan pemukiman warga, karena kondisi jalan yang dilalui kendaraan tersebut sudah rusak parah dan berlumpur.



"Sejak kendaraan berat proyek tol melintas disini, jalan kampung kami rusak parah. Kalau musim panas, tiap hari kami harus menghirup debu dan kalau musim hujan, jalan kami kupak-kapik seperti kubangan kerbau," ketus warga sekitar nernama Atik (46), bersama warga lainnya.


Kami berharap, kata Atik, agar pihak kontrakor yang mengerjakan proyek tol untuk segera memperbaiki jalan di kampung mereka. "Perbaiki jalan kami seperti semula, agar kami gak kesulitan melintas di jalan ini," tandas Atik.


Pada kesempatan yang sama, tokoh masyarakat Dusun Sidorejo yang mengaku bernama Suharto (50) merasa sangat kesal dengan kondisi jalan yang sudah sangat parah tersebut. "Kalau kondisi jalan seperti ini, jangankan kereta, dump truk aja terpacak disitu. Sampe kapan jalan kami mau dibiarkan seperti ini," kesalnya.


Sejauh ini, sambung Suahrto, pihak kontraktor hanya menimbun jalan yang rusak dengan tanah seadanya. "Kami meminta agar jalan ini segera dibenahi, sehingga bisa dilintasi warga dengan nyaman dan tak ada lagi abu jalanan yang membuat warga resah," pungkas Suharto.


Akhirnya, setelah pihak kontraktor menurunkan alat berat, sekira jam 12.30 WIB dump truk yang terpacak berhasil dievakuasi dari badan jalan yang rusak. Kemudian, alat berat memperbaiki jalan alakadarnya agar bisa dilalui dump truk. (Ah/Zar)