Iklan

Rabu, 11 November 2020, 01.00.00 WIB
Last Updated 2020-11-10T18:00:16Z
Berita TerkiniSupranatural

Kampung 3 Anak Yang Hilang Ditutup, Warga : “ Kami Tak Mau Lagi Ada Ritual Disini ”

Berita Viral
Plank pemberitahuan ditutupnya Dusun Pulka dari aktifitas Paranormal.(Yong) 


Salapian-Metrolangkat-binjai.com


Dua hari sudah Dusun Pulka, Desa Naman Jahe, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat ditutup untuk orang luar. Penutupan Dusun yang menghebohkan masyarakat atas hilangnya tiga bocah secara misterius tersebut terpaksa dilakukan karena tidak nyamanya masyarakat setempat belakangan ini.

Rasa tidak nyaman tersebut disebabkan banyaknya ritual yang dilakukan paranormal pendatang. Oleh sebab itu, larangan akan ritual tersebut dituliskan didepan pintu gerbang atau pinti masuk menuju Dusun ini.

Selain menempelkan tulisan larangan tadi, penjagaan juga dilakukan warga untuk mengontrol keluar masuknya pendatang. Pantauan Metrolangkat-binjai.com, Selasa (10/11) malam diDusun ini, tampak beberapa warga berkumpul berkelompok diwarung-warung atau kedai kopi.

Warga tampak berjaga-jaga mengawasi siapa-siapa saja yang melakukan aktifitas malam hari khususnya melakukan ritual. “ Kita menutup Dusun ini bukan berarti sama sekali tidak boleh masuk. Orang luar boleh-boleh saja masuk, sepanjang tidak melakukan ritual . “ Ujar Warga.

Makanya begitu ada orang luar masuk atau pendatang, langsung kita tanyakan dia mau kemana dan perlunya apa. Kalau katanya hanya datang ingin melihat-lihat danau misalnya, ya bagi kita tidak masalah, silahkan saja, tapi kalau datang ingin melakukan ritual, mohon maaf kita tidak terima. “ Timpal warga lagi.

Tambah warga lagi, akibat banyaknya ritual yang dilakukan orang-orang pendatang, membuat lingkungan Dusun mereka menjadi tidak nyaman. Sejak banyak yang melakukan ritual banyak warga yang jadinya takut keluar malam.

Ketakutan itu karena pengaruh mistisnya barang kali.” Ujar warga ini. Makanya jangan ada lagilah ritual-ritual mistis disini,” harap warga.

Penutupan Dusun Pulka dari orang luar dibenarkan Kapolres Langkat AKBP Edi Suranta Sinulingga. Saat dikonfirmasi Metrolangkatbinjai.com, , orang nomor satu dijajaran Polres Langkat ini membenarkan.

 

“ Informasi penutupan Dusun Pulka hari ini memang benar. “ Jawab Kapolres via WhatsApp. Saat dikonfirmasi Metrolangkat.com.

 

Tapi saat di soal perkembangan kasus hilangnya ketiga anak-anak tersebut, tak banyak komentar yang didapat. Kapolres hanya mengatakan untuk perkembangan anak yang hilang pihaknya belum bisa menentukan apa penyebab 3 anak tersebut hilang. (Yong)