Iklan

Kamis, 26 November 2020, 21.06.00 WIB
Last Updated 2020-11-26T14:06:54Z
Berita Hari Ini

KPU Binjai Lakukan Pelipatan Kertas Suara Hari Ini

Berita Viral

 


Binjai - Metrolangkat-binjai.com


Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Binjai, Kamis (26/11) mulai melakukan pengerjaan pelipatan surat suara jelang Pilkada yang akan digelar pada 9 Desember mendatang.


Adapun jumlah surat suara yang ada di Kantor KPU Kota Binjai sebanyak 184.273 lembar. Jumlah tersebut terdiri dari angka Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kota Binjai, ditambah 2,5 Persen per Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan 2.000 lembar surat suara cadangan jika ada pemilihan ulang.


Hal itu berdasarkan PKPU No 18 tahun 2020, PKPU No 19 tahun 2020, perubahan PKPU No 2 tahun 2017 tentang data pemilih, serta PKPU No 8 tahun 2020, tentang surat suara.


Ketua KPU Binjai, Zulfan Effendi, saat dikonfirmasi awak media di lokasi pelipatan surat suara, tepatnya di Kantor KPU Kota Binjai, Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Limau Mungkur, Kecamatan Barat, Kamis (26/11) Siang, mengatakan, pihaknya optimis perhelatan Pilkada 2020 akan berjalan sukses dan lancar.


Sebab menurut Zulfan, indikator utama kelancaran salah satunya adalah kesiapan logistik Pilkada yang juga menjadi perhatian utama KPU Kota Binjai, terutama dari sisi kesiapan distribusi hingga pengamanan.


"Pelipatan surat suara Pilkada Binjai dilakukan selama dua hari, yaitu mulai tanggal 26 hingga 27 November. Sedangkan jasa tenaga pelipat surat suara sebanyak 30 orang yang umumnya warga sekitar. Untuk upahnya persurat suara sebesar 150 rupiah, namun ada pemotongan untuk Pajak," urai Zulfan Effendi.


Sedangkan untuk tempat pelipatan suara, lanjut Pria berpostur gemuk ini, KPU Kota Binjai sudah menyiapkan tempat khusus yang dilengkapi dengan kamera pengawas CCTV," ungkapnya.


"Untuk tempat pelipatan suara dilengkapi kamera CCTV. Pihak Kepolisian dan Bawaslu juga ikut mengawasi dan memeriksa para pekerja, baik pada saat masuk maupun keluar ruangan. Para pekerja pun tidak diperbolehkan membawa peralatan apa apa," ujar Zulfan, seraya menambahkan bahwa Standar Operasional Prosedur (SOP) itu berdasarkan PKPU No 8 tahun 2020, serta sudah melakukan musyawarah dan rapat dengan TNI, Polri dan Bawaslu Kota Binjai.


Disoal jika ada surat suara yang rusak dalam pengerjaan itu, Zulfan menegaskan, pihaknya akan segera melaporkannya ke Pihak penyedia barang (kertas surat suara).


"Kalau ada yang rusak, akan segera kita laporkan ke pihak penyedia. Sedangkan yang rusak akan kita musnahkan yang disaksikan oleh TNI, Polri dan Bawaslu Kota Binjai," beber Zulfan, sembari melihat pekerjaan pelipatan surat suara.


Lebih lanjut dikatakan Ketua KPU Kota Binjai, adapun surat suara yang dikategorikan rusak atau cacat adalah : 


- Surat suara cetakannya kotor merata.


- Surat suara kusut/mengkerut.


- Surat suara sobek, baik dibagian tengah atau bagian pinggir.


- Permukaan surat suara cetakannya kabur.


- Bagian atas atau judul surat suara terdapat bercak atau noda besar, judul surat suara cetakannya kabur/tidak jelas, logo KPU atau logo Pemerintah Daerah tidak jelas, tulisan surat suara Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Binjai tahun 2020, tidak jelas atau kotor. (tra)