Iklan

Sabtu, 07 November 2020, 10.46.00 WIB
Last Updated 2020-11-07T03:46:54Z
Berita Hari Ini

Muhri Fauzi Hafiz Puji Kinerja Polres Binjai

Berita Viral

Muhri Fauzi Hafiz


Binjai-Metrolangkat.com


Kinerja Kapolres Binjai AKBP Romadhoni Sutardjo, beserta  jajarannya patut diacungi jempol. Sebab, mereka sudah bekerja secara profesional sehingga Kota Binjai tetap kondusif dan masyarakat merasa nyaman dalam menjalankan kegiatan sehari hari. 

 

Pernyataan tersebut diatas disampaikan Muhri Fauzi Hafiz, selaku Wakil Ketua ll Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) Kota Binjai, saat disinggung kondisi Kota Binjai jelang Pilkada tahun 2020.


Pujian yang disampaikan Pria berdarah Melayu ini juga terkait dengan kinerja Kepolisian Resort Binjai yang sudah menetapkan tersangka dalam kasus penganiayaan yang dilaporkan oleh Ariadi Safutra dengan nomor : STTLP/380/IX/2020/SPKT-B/RES Binjai, tertanggal 3 September 2020.


"Aplaus buat rekan rekan Polisi yang sudah bekerja dengan Profesional, sehingga sudah ada tersangka dalam perkara Penganiayaan secara bersama sama," ungkap Muhri, Jumat (6/11) malam.


Sebagai Wakil Ketua ll MPC PP Kota Binjai, ia juga merasa yakin akan ada tersangka baru lagi dalam kasus penganiayaan yang dilaporkan oleh Ariadi Safutra. "Sebab dari berita yang kami baca, menurut Kasatreskrim Polres Binjai, baru satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka, yaitu RG," urai Pria berkacamata ini.


Sebagai tokoh masyarakat dan tokoh Pemuda Kota Binjai, Muhri juga berharap kepada Kapolres Binjai maupun Unit Reskrim, agar tidak ter-intervensi oleh oknum oknum yang tidak menginginkan Kota Binjai dalam suasana kondusif.


Disinggung soal JPS (salah seorang Ketua Ormas terbesar Kota Binjai) yang berstatus sebagai Saksi dalam Kasus Penganiayaan tersebut, Muhri mengatakan hal itu sah saja, karena merupakan bagian dari Penyelidikan Petugas Kepolisian. Ia juga meyakini, JPS tidak bersalah.


"Artinya, untuk mengungkap sebuah kasus, Polisi harus memenuhi unsur unsur yang ada, salah satunya adalah memintai keterangan sejumlah Saksi. Mari kita dukung kinerja Polres Binjai. Apalagi mereka (Polisi-red) hingga saat ini terus melakukan pengejaraan terhadap Pelaku penganiayaan yang dilaporkan oleh Ariadi Safutra," ungkapnya.


Disoal adanya berita yang beredar beberapa hari lalu yang terkesan membangun opini dan menyebut nyebut nama JPS (nama asli-red) seolah bersalah, Pihaknya berjanji akan mempelajari hal itu.


"Kalau memenuhi unsur hukumnya, tidak menutup kemungkinan akan kami laporkan. Berdasarkan Video yang ada dan kami lihat, kami menduga ada pelanggaran Undang Undang ITE dan pencemaran nama baik terhadap JPS," ujar Muhri Fauzi Hafiz.


Tidak hanya itu, Pria yang juga dipercaya sebagai Ketua Satgas Anti Narkoba (SAN) Provinsi Sumut ini merasa yakin jika Petugas Kepolisian dari Polres Binjai, sudah menjalankan tugasnya sesuai Prosedur Tetap (Protap). Hal itu dikarenakan adanya isu yang beredar soal intervensi dari Oknum berpangkat kepada Polres Binjai.


"Kapolres dan jajaran tidak usah khawatir dengan laporan yang katanya sampai ke Propam. Sebab dari pengamatan kami, Kapolres dan Kasat Reskrim, serta jajaran Polres Binjai, sudah bekerja sesuai Protap," ungkap Muhri, seraya berharap agar kasus ini bisa dengan cepat diselesaikan dan membawa Tersangkanya masuk ke persidangan untuk menjalani Proses hukum selanjutnya. (pta)