Iklan

Minggu, 01 November 2020, 17.56.00 WIB
Last Updated 2020-11-01T10:56:32Z
Menuju Binjai-1

Sampaikan Visi-Misi Sendirian, Paslon Sorialam Seperti Berjuang Sendirian

Berita Viral

 


Binjai-Metrolangkat.com


Pasca digelarnya "Debat Publik" Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Binjai tahun 2020 yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Binjai di Hotel Kardopa, serta disiarkan langsung oleh salahsatu Stasiun Televisi Nasional, Sabtu (31/10) kemarin, menuai berbagai penilaian, kritikan serta pujian dari masyarakat Kota Binjai.


Sebab, para Pasangan Calon (Paslon) dalam acara tersebut memiliki masing masing pandangan berdasarkan pemaparan Visi dan Misinya.


Adalah, Sairul, salah seorang aktivis Mahasiswa, ikut memberikan tanggapannya atas apa yang telah didengar dan dilihatnya melalui saluran Televisi Nasional.


Dalam penilaiannya, Sairul mengatakan, untuk Paslon nomor urut 1 (Rahmat Sorialam Harahap SH.MH - Dr H Usman Jakfar, Lc.MA) sudah bagus dalam penyampaiannya. 


kelemahannya hanya Rahmat Sorialam yang hadir dalam Debat Publik yang mengusung tema "Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat dan Meningkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat" ini.


"Saya melihat Paslon nomor urut 1 cukup baik dalam penyampaiannya. Tetapi sangat disayangkan, dirinya menyampaikan Visi dan Misi hanya sendirian. 


Jadi terkesan seperti berjuang sendiri. Akhirnya antusias masyarakat berkurang dan rasanya semangat juang pun tidak seperti Paslon yang lain," ujar Sairul, yang juga Tokoh Pemuda, saat dikonfirmasi awak media, Minggu (1/11).


Sedangkan untuk Paslon nomor urut 2 (Hj Lisa Andriani Lubis S.Psi - H Sapta Bangun SE) menurut Sairul, terlihat kurang persiapan walau keduanya hadir. Sebab, jawaban yang diberikan kurang sesuai dengan pertanyaan sehingga masyarakat yang melihat  tidak begitu antusias.


"Disinilah kita dapat melihat bagaimana kecakapan dan kualitas Paslon. Secara terbuka kita dapat melihatnya. Karena Debat Publik ini merupakan cermin," tegas Sairul.


Untuk Paslon nomor urut 3 (H Juliadi S.Pd.MM - Drs H Amir Hamzah MAP) ia menilai dalam Debat Publik pertama ini berada di peringkat. Sebab, mulai dari segi materi hingga menjawabnya, sesuai dengan yang dipertanyakan. 


"Nomor urut 3 tetlihat lugas. Keharmonisan juga terjalin terhadap Paslon ini sehingga saling melengkapi. Apalagi materi mereka sangat bagus, yaitu mengangkat tentang maraknya peredaran narkoba di Kota Binjai. Tak bisa dipungkiri, Binjai sudah sangat rawan Narkoba. Bahkan peringkat 2 di Sumatera Utara," tegas Sairul.


Pun begitu, Sairul meyakini jika masyarakat Kota Binjai sudah cerdas. Untuk itu, pada Pilkada Binjai 9 Desember mendatang, ia menghimbau kepada masyarakat untuk memilih Pemimpin yang siap membangun Kota Binjai dan siap memerangi Narkoba.


"Kalau masyarakat yang menyaksikan ini (Debat Publik-red) tentunya sudah bisa menilai yang mana harus di pilih untuk Kota Binjai yang lebih baik," tutupnya. (ptra)