Iklan

Sabtu, 07 November 2020, 02.43.00 WIB
Last Updated 2020-11-06T19:43:25Z
Supranatural

Telisik Mistis Hilangnya 3 Anak Di Salapian : Paranormal Muntah Darah, Mahluk Bunian Bermunculan...

Berita Viral

 

 

Bagi yang memiliki indra keenam akan melihat sosok gaib dikawasan larangan ini. (ML)


Liputan >> Tim Supranatural Metrolangkat.com

 

Suasana di Dusun Pulka, Desa Naham Jahe, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat, tampak mulai sepi dari biasanya. Jibunan manusia tak lagi terlihat disana sini.

 

Ya,pasca “ raib” dan belum ditemukanya ketiga bocah yang hilang, Yogi (7), Zahra (7) serta  Nizam (7), duka terasa menyelimuti kampung ini.

 

Bagaimana tidak, sejak peristiwa itu, (18/10) lalu, suara tawa dan canda ketiga bocah tersebut tak dengar lagi. Doa selamat dan untaian hajat tak putus-putus dipanjatkan kepada yang kuasa untuk kesehatan dan keselamatan mereka.

 

Upaya pencarian masih saja dilakukan meskipun terasa sia-sia. Kini keluarga korban tak tau lagi harus mencari kemana. Setengah putus mereka hanya berharap adanya keajaibpan dari sang pencipta.

 

Laku ritual dari tokoh-tokoh supranatural dari berbagai penjuru daerah juga tak terlihat lagi. Kalaupun ada tidaklah seperti hari-hari kemarin.

 

Dan beberapa paranormal yang berjibaku dikawasan ini, dikabarkan mengalami cidera dalam seperti muntah darah. Hal itu terjadi karena adanya perlawanan dari mahluk ghaibnya.

 

Dengan berlindung kepada Allah Swt, Tim Supranatural Metrolangkat kembali melakukan penelusuran secara Ghaib diberbagai sudut kawasan High Konservation Value (HCV) ini.

 

Seperti yang telah digariskan, usai melaksanakan Sholat Asar, Tim Supranatural mendatangi lokasi hilangnya ketiga anak tersebut.

 

Mengendarai tiga unit sepeda motor, 5 orang anggota Tim Supranatural Metrolangkat merengsek masuk ke Dusun yang viral belakangan ini.

 

Meski mudah mendekati lokasi, tapi tidak dengan penunggu ghaibnya. “ Untuk datang ke Dusun Pulka ini memang mudah, tapi untuk masuk kewilayah ghaibya, itu yang susah,” ujar Atok.

 

Jejak mistis yang kita lakukan sengaja siang hari, waktunya antara Ashar sampai Magrib. “ Sambung Atok. Begitu memasuki gerbang (Palang-red) tempat dimana terahir kali ketiga anak tersebut terlihat bermain,suasana terasa berbeda.

 

Desiran angin yang berhembus pelan terasa menaikkan bulu kuduk. Tidak diketahui apa yang membuat bulu tengkuk spontan berdiri, yang jelas, suasana terasa mencekam dan ada gelombong mistis yang begitu kuat terasa ditempat ini.

 

Tak butuh lama berhenti ditempat ini,palang  kembar biasa warga menyebutnya, langkah tim dilanjutkan dengan berjalan kaki mendekati kolam Pulka. Pandangan semua anggota tim focus dan tak banyak bicara.

 

Saat mengitari kawasan kolam, tanpa disengaja Tim Supranatural bertemu dengan mahluk ghaib dari bangsa bunian disemak-semak.

 


Makluk bertubuh kerdil, dengan tubuh ditumbuhi bulu, kulit hitam, dari pingang keatas wajahnya menunduk seperti orang malu.

 

Stop, berhenti jangan maju lagi, kata Atok memberikan perintah kepada anggota tim yang spontan berdiri tegak seperti terpaku. Mahluk itu terjebak. Jadi jangan kita paksa dia (Mahluk-red) mengambil tindakan yang salah.

 

Oleh karena itu, mari kita mundur pelan-pelan kebelakang, “ Perintah Atok..Subhanallah, allahu akbar.

 

Disaat Tim menarik kaki mundur, mahluk tak kasat mata tersebut tampak menyembunyikan dirinya diantara semak-semak sambil mengawasi langkah tim secara sembunyi-sembunyi.

 

Banyaknya sekali mahluk-mahluk allah, yang mendiami kawasan HCV ini, hal ini terlihat dari munculnya satu persatu mereka. Kita tidak menyangka kalau mahluk yang bermukim ditempat ini atau kawasan HCV begitu banyak.

 

Kalau kemarin kita hanya menemukan, koloni siluman ular, bangsa jin, dan kini mahluk bunian. Munculnya satu persatu mahluk ghaib ini karena kebingungan dengan situasi yang terjadi.

 

Dan tidak biasanya mahluk bunian ini sendirian, biasanya mahluk bunian ini berjalan berkelompok, empat sampai lima orang. Tapi yang kita lihat ini, dia berjalan sendirian, jadi ada apa ini sekarang.” Ucap Atok memberi penjelasan.

    

Intinya mahluk ghaib itu mengalami kegelisahan, seperti yang kita sampaikan berulang kali, mereka merasa tidak nyaman dengan banyaknya dilakukan kemaren laku spiritual disini, dari praktisi berbagai aliran.

 

“ Secara pribadi saya mohon maaf, mungkin terlalu lancang mengatakan ini, kita bukan bermaksud mengurui,bukan juga bermaksud mendahului, kita mendoakan dengan keiklasan agar anak-anak itu segera kembali dan ditemukan.

 

Kita sangat berterimakasih kepada teman-teman paranormal yang telah bekerja dengan keiklasan membantu tanpa pamrih, berjuang mengahadapi berbagai bahaya, bahkan sampai mempertaruhkan nyawanya.

 

Semoga kita semua selalu diberikan perlindungan oleh allah swt. “ Ujar Atok. Dan pertemuan kita hari ini dengan mahluk bunian itu sebuah pertanda yang baik.

 

Ada keanehan yang terjadi saat anggota Tim Supranatural Metrolangkat ingin mengabadikan moment-moment pertemuan dengan berbagai makluk ghaib tadi.

 

Kamera hand phone yang sedari tadi stand by tiba-tiba sama sekali tak menyala. Meski terus dicoba diarahkan, tetap saja tak berpungsi. Malah, tangan anggota Tim seperti diputar dan dipukul hingga kamera tak focus.

 

“ Semua ini kehendak allah dan atas ijinya,bukan kehendak ghaib itu. Jadi, kalau Allah perkenankan, tak perduli siapapun mahluk ghaibnya, pasti bisa diphoto.

 

Tapi kalau sudah tak diperkenankan,ya seperti inilah contohnya.” Nasehat Atok. Meskipun belum mendapatkan titik pasti keberadaan ketiga anak tersebut, namun Atok yakin kalau anak-anak tersebut akan segera dikembalikan.

 

“ Dari sekian orang yang berdoa, tak mungkin seorangpun diantara kita ini  doanya tak tembus sampai kelangit,jadi marilah kita terus berdoa sambil berupaya.” Ketus Atok. Hari mulai merangkak mendekati magrib.

 

Tim Supranatural Metrolangkat masih terus menelusuri lokasi seluas sepuluh hektar lebih ini. “ Langit yang tadinya masih cerah, tiba-tiba berubah mendung dan sambaran petir mengisyaratkan bakalan turun hujan.

 

“ Mari kita pulang, sepertinya sebentar lagi turun hujan, ujar Atok. Sambil bergerak meningalkan lokasi. Ahirnya tim pun meningalkan lokasi ini.

 

Setibanya dilokasi pengajian (pondok tempat belajar mengaji-red), salah seorang anggota Tim yang coba mengambil video dan gambar dilokasi harus dinetralisirkan energinya.

 

Anggota ini merasakan tubuhnya begitu lemas dan butuh energy yang tinggi. “ Badanku lemas kali, kayak tersedot tenagaku rasanya,tulang mau copot semua, tangan kebas, Katanya.

 

Meski belum membuahkan hasil pencarian ini, namun Tim terus melusuri dunia ghaib ditempat ini. Berkat pertolongan dari yang maha kuasa, Tim Supranatural mulai mendapatkan titik terang mahluk apa yang telah menyembunyikan anak-anak tersebut.      

 

 

“ Semua ini muaranya pada lubuk larangan..! Lubuk larangan inilah pintu masuk ke Istana Ghaib ditempat ini, Seperti apa lubuk larangan itu..?? ikuti terus kami. (Bersambung)