Iklan

Minggu, 08 November 2020, 22.37.00 WIB
Last Updated 2020-11-08T15:37:10Z
Supranatural

Telisik Mistis Hilangnya 3 Anak Di Salapian : Larangan Di Kolam Pulka, Ambil Ikan Untuk Makan Boleh Dijual Jangan..

Berita Viral


 Lubuk larangan di Kolam Pulka. Terlihat air yang membelah diri atau memberi pembatas menandakan kawasan tersebut memiliki sifatnya sendiri. (yong)

 

Liputan >> Tim Supranatural Metrolangkat.com

 

 

Meski terasa lelah karena terus melakukan aktifitas spiritual, Tim Supranatural Metrolangkat.com tetap semangat menelusuri lekuk demi lekuk kawasan mistis dikawasan Dusun Pulka dan sekitarnya.

Untuk yang kesekian kalinya, Tim Supranatural mendatangi kawasan Kolam Pulka. Kedatangan Tim tak lain hanya ingin melihat gejolak alam ghaib didaerah itu pasca peristiwa yang mengegerkan ini.

 

Rintik hujan mengiringi langkah tim menyusuri jalan Dusun yang diaspal dibeton itu. Karena jalan kecil dan sulit dilalui kendaraan roda empat, ahirnya  tim memilih memarkirkan kendaraan didekat sekolah dasar yang berjarak sekitar 1 km dari kolam Pulka.

 

Dibawah siraman hujan gerimis, tim berjalan menuruni lembah yang kiri kananya ditumbuhi pohon karet dan sawit. Aura dunia lain begitu terasa saat melintasi pohon-pohon rumbia yang tumbuh disebelah kiri jalan.

 

Aliran air dibawah pohon rumbia menambah keyakinan adanya kehidupan lain dikawasan itu. Cuaca makin kelihatan gelap saat itu meski waktu masih menunjukkan pukul 17.45 Wib, hembusan angin yang mengerakkan ranting-ranting pohon seakan ingin menghalau pulang Tim yang berjumlah 5 orang.

 

Hanya dalam hitungan menit saja, Tim sampai dibibir Kolam Pulka. Disebuah pondok yang biasa dipergunakan warga untuk berjualan, Tim berteduh dari rintik hujan. Nun diujung sana disebuah pondok (gubuk) tampak sekelompok orang tenggah melakukan sesuatu.

 

Rupanya sekelompok orang tersebut tenggah melakukan ritual khusus. Salah seorang diantaranya tengah kerasukan dedemit yang sengaja dipanggil.


Tim supranatural hanya mengamati dari kejauhan sambil menikmati anugerah tuhan yang begitu indah ditempat ini.

Saat terpukau dengan indahnya kolam yang begitu tenang, mata Tim menangkap perubahan pada air kolam yang secara tiba-tiba berubah seperti membentuk lingkaran pembatas.

 

Ya, air kolam antara yang ditepi dengan yang ditenggah tak menyatu. Bahkan, warna air berbeda. Padahal masih dalam wadah yang sama. Perlahan tapi pasti air terbentuk seperti jala raksasa mengitari satu tempat itu. 


Mereka memberikan sinyal bahwa itu daerah mereka,” ujar Pimpinan Tim sambil memberi isyarat dengan dagunya. Itu adalah lubuk larangan, jadi kawasan itu yang disebut lubuk larangan. Kita beruntung karena diperlihatkan tempatnya, “ sambung pimpinan ting.


“ Disini (Kolam Pulka-red) ikanya banyak, ada bermacam-macam jenis ikanya. Hanya saja, disini ada semacam pantangan atau larangan.

 

Pantangan dimaksud adalah, bagi masyarakat yang ingin mengambil ikan seperti menjala atau memancing silahkan saja. Tapi ikan yang diperoleh tidak boleh dijual.

 

Ikan –ikan tersebut hanya boleh untuk dimakan sekeluarga. Kalau dijual sipenjual akan mendapatkan kesialan atau musibah yang tak disangka sangka. Begitulah kabarnya,” aku seorang warga yang ikut dengan Tim.

 

Cuaca semakin gelap dan rintik hujanpun makin deras. Tak berlama-lama lagi, Tim Supranatural Metrolangkat kembali kemobil sebelum melanjutkan perjalanan kembali. (Bersambung)