Iklan

Jumat, 06 November 2020, 20.54.00 WIB
Last Updated 2020-11-06T13:54:03Z
Berita Hari Ini

Terkait Diseretnya Nama JPS Terlibat Penganiaan, MPC PP Akan Bawa Keranah Hukum Penyebar Berita

Berita Viral

 

Muhri Fauzi Hafiz (foto net)

Binjai-Metrolangkat.com


Wakil Ketua ll Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) Kota Binjai, Muhri Fauzi Hafiz, angkat bicara terkait kasus yang menimpa Ketuanya, yaitu JPS.


Sebagai Wakil Ketua ll, Muhri Fauzi juga memuji kinerja Petugas Kepolisian dari Polres Binjai, yang sudah bekerja secara Profesional sehingga sudah ada tersangka dalam kasus tersebut.


"Yang  pertama, kita harus puji kawan kawan  Polisi yang sudah bekerja dengan Profesional, sehingga sudah ada tersangka dalam kasus ini. Namun atas berita yang beredar beberapa hari lalu yang kita dengar, kami berharap kepada Kapolres Binjai maupun Unit Reskrim, jangan mau di intervensi dan tidak usah khawatir dengan laporan yang katanya sampai ke Propam (Profesi dan Pengamanan)," ungkap Muhri Fauzi, saat dikonfirmasi, Jumat (6/11).


Muhri juga mengatakan, dari kasus ini, semestinya Petugas Kepolisian dari Polres Binjai, bisa lebih cepat menyelesaikan dengan membawa Tersangkanya masuk ke Pengadilan dan menjalani Proses hukum selanjutnya.


"Sebagai Wakil Ketua ll, kami atas nama Organisasi merasa terganggu atas beredarnya berita yang di sampaikan oleh yang bersangkutan (TG-red)," bebernya.


Untuk itu, lanjut Muhri, terkait beredarnya pernyataan yang bersangkutan di Media, pihaknya berharap agar diberikan bukti. "Untuk itu kami juga meminta Komitmen yang tegas dari Pihak Kepolisian. Sebab dalam kasus ini tersangkanya sudah ditetapkan," harapnya 


"Kami tentunya juga akan membawa persoalan ini ke ranah hukum jika yang bersangkutan menyebut langsung nama Ketua kami (tidak dengan inisial) dalam Video yang beredar di Media, karena tidak ada bukti yang kuat kalau Ketua kami (JPS-red) bersalah. Hal itu tentunya bisa melanggar UUD ITE dan pencemaran nama baik secara Organisasi," tegss Muhri Fauzi Hafiz.


Sebagai tindak lanjut, ungkap Pria berkacamata yang juga pernah menjadi Legislator di DPRD Sumut ini, pihaknya akan segera menggelar musyawarah/rapat internal Organisasi, guna menimbang lagi secara hukum bila terbukti menyebut langsung nama Ketua Organisasinya


"Tentunya kami akan meminta pertanggungjawaban dari yang bersangkutan atas ucapannya tersebut," ucap Muhri, yang saat ini juga dipercaya menjadi Ketua Satgas Anti Narkoba Provinsi Sumatera Utara.


Diketahui, sebelumnya TG melaporkan JPS dan anggotanya atas laporan penganiayaan dan menyekapan yang dialami dirinya bersama anaknya. Dalam penanganan kasus tersebut, Polisi mengamankan 7 orang tersangka. 


Sementara itu, salah seorang dari 7 orang yang diamankan pihak Polres Binjai, juga melaporkan TG atas tindak penganiayaan. Korban tak lain adalah Tengku Rizki (22) yang saat ini juga diamankan Polisi dikarenakan juga sebagai Terlapor.


Kasus ini sempat menghebohkan masyarakat yang ada di Kota Binjai, Hal itu dikarenakan terseretnya nama JPS selaku Ketua Ormas di Kota Binjai.


Sedangkan kasus ini bermula dari persoalan penggelapan Sepeda Motor, yang berbuntut panjang hingga menyebabkan terjadinya pengiayaan antara kedua bela pihak hingga saling lapor. (kus)