Iklan

Minggu, 01 November 2020, 10.22.00 WIB
Last Updated 2020-11-01T03:22:15Z
Partai Politik

Usai Debat, Paslon Juliadi-Amir Lakukan Evaluasi

Berita Viral




 Binjai-Metrolangkat.com


Sesuai Jadwal "Debat Publik" Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Binjai tahun 2020, yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Binjai di Hotel Kardopa, Sabtu (31/10) serta ditayangkan secara langsung di salahsatu Stasiun Televisi Nasional, akhirnya selesai pada Pukul 18.00 Wib.


Usai menjalani Debat Publik, salahsatu Pasangan Calon, yaitu nomor urut 3 (H Juliadi S.Pd.MM - Drs Amir Hamzah MAP) menggelar evaluasi dan berdiskusi di Rumah Pemenangan Juliadi - Amir yang beralamat di Jalan Jamin Ginting, Kelurahan Pujidadi, Kecamatan Binjai Selatan.


Di Rumah Pemenangan, Paslon nomor urut 3 ini disambut langsung oleh Ketua Tim Pemenangan H Zainuddin Purba, Dewan Penasehat Tim Pemenangan Zuldahlan Lubis, Ibu Ibu Pejuang Berjamaah, serta relawan dan simpatisan Juliadi - Amir.


Menurut H Zainuddin Purba, dalam Debat Publik session Pertama tersebut, Paslon nomor urut 3 mendapat ranking Pertama.


"Alhamdulillah...Debat Publik tadi dapat berjalan lancar dan Paslon nomor urut 3 mendapat ranking pertama. Ini semua berkat do'a dan dukungan warga Binjai, serta kesiapan kita dalam menghadapi Debat Publik," urai Zainuddin Purba.


Menurut Pak Uda (sapaan akrab Zainuddin Purba-red) trend tersebut harus terus dipertahankan dan bahkan akan ditingkatkan menghadapi Debat Publik kedua yang rencananya akan digelar pada 5 Desember mendatang.


"Kami dan kita semua berharap mendapat nilai maksimal dan unggul di Debat Publik kedua nanti. Penilaian yang paling bagus menurut saya salahsatunya adalah pada saat Bapak Amir Hamzah menyebutkan Kota Binjai nomor 2 terbesar peredaran narkoba di Sumatera Utara. Saya beri aplaus kepada Paslon nomor urut 3," ungkap Pak Uda, seraya mendapat tepuk tangan dari puluhan hadirin.


Sebagai Ketua Tim Pemenangan Juliadi - Amir Hamzah, lanjut Pak Uda, ia bersama Ketua Partai Pendukung, akan hadir langsung pada Debat Publik kedua nanti.


"Dari pengalaman yang pertama ini, maka pada Debat Publik kedua, saya akan ikut mendampingi Paslon bersama Ketua DPD Partai Golkar Kota Binjai, Ketua DPC Partai Demokrat Kota Binjai, serta Ketua PPP Kota Binjai," ujarnya.


Tidak hanya itu, kata Pak Uda, sebagai Pejuang rakyat, kami selalu berharap Paslon nomor urut 3 kedepannya dapat menata dan memajukan Kota Binjai. "Kami akan dukung sepenuhnya," tegas Legislator DPRD Sumut ini.


Sementara itu, Calon Walikota Binjai nomor urut 3, H Juliadi, mengucapkan terimakasih atas do'a dan dukungan dari semua pihak dan elemen masyarakat. Ia mengakui, sebelum mengikuti Debat Publik pertama ini, dirinya sebelumnya sudah menggelar diskusi.


"Terima kasih kepada semuanya yang dengan ikhlas meluangkan waktunya untuk kami. Kemenangan kami adalah kemenangan kita bersama, yaitu masyarakat Kota Binjai. Untuk itu, kami tetap memohon masukan dari tokoh tokoh Kota Binjai," kata Juliadi, didampingi Amir Hamzah, saat berada di Rumah Pemenangan.


"Langkah kita sedikit demi sedikit sudah kita lewati. Mari kita sama sama berjuang untuk Kota Binjai yang lebih maju lagi," sambung Pria berkacamata ini.


Menyikapi Debat Dublik Pertama, menurut salah seorang tokoh masyarakat Kota Binjai yang juga Akademisi, Heri Dani, penilaian sementara dalam Debat Publik pertama versi Juri Swasta adalah, untuk Paslon nomor urut 3 (Juliadi - Amir Hamzah) mendapat nilai 85.


Disusul Paslon nomor urut 1 (Rahmat Sorialam Harahap - Ustadz Usman Jakfar) dengan nilai 75. Sedangkan Paslon nomor urut 2 (Lisa Andriani Lubis - Sapta Bangun) memperoleh nilai 65.


"Unggulnya Paslon nomor urut 3 karena mereka nyambung jawabannya dengan topik yang dibahas, efektif menggunakan waktu, penguasaan panggung serta rasa percaya diri yang tinggi, dan yang terpenting adalah kemampuan mendeskripsikan wawasan tampak menguasai permasalahan," urai Heri Dani.


Usai Debat Publik Pertama, KPU Kota Binjai akan kembali menggelar Debat Publik Kedua, yang rencananya akan digelar pada 5 Desember mendatang dengan tema "Memajukan Daerah dan Menyelesaikan Persoalan Daerah". (tra)