Iklan

Sabtu, 05 Desember 2020, 04.45.00 WIB
Last Updated 2020-12-05T02:53:02Z
Metro Binjai

140 Prajurit Arhanud 11/WBY Baterai Meriam Diturunkan Bantu Korban Banjir

Berita Viral

 


Medan-Metrolangkat-binjai.com


Pasca hujan deras yang mengguyur Provinsi Sumatera Utara dan sekitarnya pada Kamis (3/12) malam, ribuan rumah warga yang berada di beberapa daerah seperti Kota Medan, Binjai dan Deli Serdang, terdampak banjir dengan ketinggian bervariasi. 


Tidak hanya itu, kibatnya hujan deras tersebut, beberapa Sungai yang berada disekitar lokasi, tidak bisa lagi menampung debit air yang terus bertambah.


Seperti yang terjadi di Kota Medan. Akibat air dari luapan Sungai Deli, mengakibatkan ribuan rumah di Kota Medan, terendam banjir, Jumat (4/12).


Bantuan pun mulai berdatangan dilokasi yang terdampak bencana  banjir, mulai dari melakukan evakuasi terhadap warga hingga kebutuhan lainnya seperti sembako dan pakaian.


Salah satu yang ikut berpartisipasi untuk menolong serta me-evakuasi masyarakat adalah Batalyon Arhanud 11/WBY.

 Dalam melaksanakan tugas kemanusiaan ini, sebanyak 140 Prajurit TNI dari Baterai Meriam, diturunkan untuk membantu evakuasi korban Banjir di daerah Perumahan Flamboyan, tepatnya di Desa Tanjung Selamat (sekitar Sungai Tuntungan).



Menurut Komandan Batalyon Arhanud 11/WBY Mayor Arh Rendra Febrandari Suparman S.I.P, pasca terjadinya banjir di Kota Medan, ia langsung memberi perintah kepada Komandan Baterai Meriam B, Lettu Arh Ari Ristanto ST Han, untuk membantu proses evakuasi dan menyiapkan lokasi penampungan sementara korban Banjir di wilayah Tanjung Selamat.


"Alhamdulillah...Kegiatan evakuasi Banjir dimulai pada pukul 00.00 Wib sampai dengan pukul 04.00 Wib, dilanjutkan pada pagi hari mulai pukul 08.00 Wib hingga seluruh warga yang menjadi korban dapat dievakuasi," ungkapnya.


Lebih lanjut dikatakan Perwira TNI AD ini, adapun jumlah warga yang telah dievakuasi sebanyak 35 Kepala Keluarga atau kurang lebih 250 jiwa. Dari jumlah itu, mereka selanjutnya ditampung sementara di Aula Kantor Desa Tanjung Selamat dan di Asrama Baterai Meriam B Yon Arhanud 11/WBY.


Mayor Arh Rendra Febrandari Suparman juga mengatakan, bencana banjir bukan hanya terjadi di wilayah Tanjung Selamat saja, namun juga meluas di beberapa wilayah lainnya. Untuk itu, ia menghimbau kepada seluruh warga masyarakat khususnya di wilayah Sumut, untuk selalu waspada bencana banjir mengingat saat ini sudah memasuki musim penghujan yang memiliki curah hujan dengan intensitas tinggi.


"Tebing tinggi, Sergai, Deli Serdang, Humbahas, Medan dan Binjai, merupakan wilayah yang memiliki kerawanan bencana banjir. Oleh karena itu, dihimbau kepada seluruh Instansi serta stakeholder terkait, untuk senantiasa waspada serta bekerja sama dalam penanganan akibat banjir. Seluruh masyarakat tidak boleh terlena dan harus bersiap terhadap segala kemungkinan yang akan terjadi," tegasnya.


Pantauan awak media, dalam proses evakuasi, Komandan Baterai Meriam B Lettu Arh Ari Ristanto, juga turun langsung ke lokasi yang terdampak banjir untuk memberikan pertolongan bagi warga yang terdampak musibah Banjir. Mereka bergabung  bersama dengan personel Basarnas, BNPB, dan juga warga sekitar. (*)