Iklan

Sabtu, 19 Desember 2020, 19.45.00 WIB
Last Updated 2020-12-19T12:45:27Z
Kabar Asahan

Bupati Asahan Resmikan Pembibitan Mangrove. Desa Silo Baru

Berita Viral

 Asahan-Metrolangkat-binjai.com

Untuk mengembangkan dan membangunan ekologi menuju Indonesia  Green Economy yang sustainable dan berkelanjutan.


Bupati Asahan H. Surya, BSc bersama tim ahli menteri bidang manajemen konektivitas dari Kementerian Kordinator Maritim dan Investasi Sahat M Panggabean,Direktur Pendayagunaan Pesisir dan Pulau Pulau Kecil, Rektor UNA dan OPD Asahan, resmikan Pembangunan Pembibitan Mangrove di Desa Silo Baru Kecamatan Silo Laut, Sabtu (19/12/2020).

 

 

Dalam kesempatan itu staf ahli menteri Sahat M.Panggabean mengatakan pembangunan Nursery  Mangrove sangat dibutuhkan. Sebab ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Indonesia membangun Green Economy yang berkelanjutan.



Dimana bibit-bibit pohon mangrove yang dikembangkan selain memiliki fungsi ekologi juga memiliki fungsi ekonomi.


"Ke depan Indonesia ingin menuju ke arah Green eEconomy yang sustainable  dan berkelanjutan dan kita harapkan dampak ekonominya buat masyarakat bawah akan semakin kelihatan,"ujar Sahat.

 

Masih dijelaskan Sahat, pembibitan ( Nursery) mangrove ini dimaksudkan guna mendukung upaya pemulihan ekosistem dan ekonomi masyarakat pesisir. 


Karena dengan dilakukan rehabilitasi kawasan mangrove dalam bentuk penanaman, pembibitan, dan pelatihan pengolahan produk turunan mangrove kelak kedepan akan meningkatkan ekonomi masyarakat.

 

“Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)  telah melakukan kegiatan pembangunan kebun bibit mangrove lokasi di Desa Silo Baru Kecamatan Silo Laut, seluas 3093 M2 (area pembibitan) dengan jumlah bibit sebanyak 500.000 ribu bibit dan  hari ini diresmikan”

 

Lebih lanjut Sahat menjelaskan, pembangunan tempat pembibitan mangrove akan menjadi sumber stok bibit mangrove siap tanam. Sehingga kegiatan penanaman mangrove untuk pemulihan ekosistem dapat terus dilakukan tanpa kendala ketersediaan bibit. 


Selain itu, masyarakat pun dapat mengambil keuntungan dengan menjual bibit siap tanam tersebut kepada pihak Bumdes (Badan Usaha Milik Desa) atau pihak yang membutuhkan.

 

“Stimulus ekonomi dari program  rehabilitasi kawasan mangrove tentu berdampak positif buat kelestarian ekosistem pesisir dan kesejahteraan masyarakat,” jelas Sahat.

 

Sementara itu Bupati Asahan H. Surya, BSc  mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Asahan sangat mendukung sekali program pembangunan pembibitan mangrove di Kecamatan Silo Laut.

 

“ Diresmikannya pembangunan pembibitan (nursery) mangrove ini merupakan salah satu upaya penanggulangan degradasi lahan dan kerusakan lingkungan pada ekosistem dan hutan pantai guna pencegahan bahaya intrusi air laut, gelombang abrasi, adaptasi-mitigasi tsunami, meningkatkan serapan karbon.


Selain itu pula dapat meningkatkan estetika kawasan mangrove hutan pantai, dan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat melalui ekowisata mangrove hutan pantai” kata Bupati Surya (Depram)