Iklan

Rabu, 02 Desember 2020, 16.40.00 WIB
Last Updated 2020-12-02T09:42:46Z

Gandeng PERADI, KPU Binjai Terus Lakukan Sosialisasi Pemilihan

Berita Viral

 


Binjai - Metrolangkat-binjai.com


Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak tahun 2020, tinggal 7 hari lagi. Segala tahapan pun satu persatu sudah dilaksanakan oleh penyelenggara Pemilu, yaitu Komisi Pemilihan Umum (KPU).


Seperti yang dilakukan oleh KPU Kota Binjai. Guna meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pilkada serentak ini, Penyelenggara Pemilu ini terus mengikuti tahapan yang ada, salah satunya menggelar Sosialisasi ke seluruh elemen masyarakat.


Seperti yang terlihat hari ini, Rabu (2/12) Siang. Bersama dengan para Advocat yang tergabung dalam Peradi (Perhimpunan Advocat Indonesia) KPU Kota Binjai menggelar Sosialisasi di Lantai ll Cafe D Park, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kartini, Kecamatan Binjai Kota.


Dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) KPU Kota Binjai yang diwakili oleh 2 orang Komisionernya, Arifin Saleh dan Robby Effendi, memberikan sosialisasi terhadap puluhan Advocat.


Menurut Robby, tata cara pencoblosan Pilkada tahun 2020 tidak ada yang berbeda dengan sebelumnya. Yang membedakan hanya penerapan Protokol Kesehatan serta adanya 15 hal baru yang harus dilaksanakan.


"Tidak ada yang lain dalam Pilkada ini, hanya perbedaan Protokol Kesehatan, dan ada 15 hal baru. Untuk itu, agar Pemilu dapat berjalan lancar, kami melaksanakan perintah Ketua KPU RI, untuk tetap menjaga integritas," ungkap Robby.


Komisioner KPU Kota Binjai yang juga dipercaya sebagai Ketua Divisi Sosialisasi, SDM dan Parmas ini juga menceritakan suka duka Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) saat melaksanakan tugasnya di lapangan.


"Berbagai tahapan pun sudah kami laksanakan, salah satunya melakukan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) kerumah rumah warga. Salah satu tahapan yang hingga saat ini masih selalu saya ingat adalah suka duka teman teman PPDP di lapangan. 

Saat mendatangi rumah warga, mereka ada yang ditolak, bahkan ada yang diterkam Anjing," ungkap Robby, seraya tertawa kecil dan mengaku salut buat PPDP.


Diakui Robby, berdasarkan jumlah DPT yang ada di Kota Binjai, kaum Perempuan masih mendominasi dalam Pilkada tahun 2020. "KPU Binjai termasuk cepat didalam menerapkan Prokes. Hanya kalah dari Labusel. Bahkan hingga saat ini kami dari KPU Kota Binjai, sudah melaksanakan 62 kali sosialisasi kepada seluruh unsur masyarakat," urainya.


Lebih lanjut dikatakan Pria yang juga pernah menjadi Jurnalis ini, sesuai target yang ditetapkan KPU RI, dirinya meyakini jumlah Pemilih pada Pilkada 2020 ini akan mencapai lebih dari 70 Persen dari jumlah DPT.


"Target dari KPU RI adalah 77,5 Persen. Namun saya meyakini, dengan sosialisasi terhadap basis Pemula, kaum ibu, kaum milenial, ormas, yang terus kami laksanakan hingga hari ini, minimal target 70 Persen bisa tercapai," harapnya.


Dikatakan Robby Effendi, saat ini KPU Kota Binjai masih melakukan pengesetan Logistik yang akan didistribusikan ke seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di Kota Binjai.


"Ada 473 TPS yang ada di Kota Binjai, ditambah 2 TPS di Lapas Binjai," ujarnya, seraya bersyukur jika Surat Suara yang ada dan sudah dilipat, hanya 216 yang mengalami kerusakan.


Sebagai Komisioner KPU Binjai, Robby juga optimis Pilkada Binjai tahun 2020 dapat berjalan sukses dan lancar. Ia juga menghimbau kepada masyarakat untuk menyaksikan "Debat Publik 2" Paslon Walikota dan Wakil Walikota Binjai, yang akan digelar besok, Kamis (3/12) Siang, Pukul 13.00 Wib, dan akan disiarkan langsung disalah satu Stasiun Televisi.


"Dalam Debat Publik yang akan digelar besok, untuk teknisnya tidak boleh mengerahkan massa.

 Sedangkan yang diperbolehkan hadir adalah hanya Paslon serta 4 orang Tim Kampanye, 5 orang Komisioner KPU dan 2 orang Komisioner Bawaslu Kota Binjai. Hal ini dalam rangka menerapkan Prokes," tutup Robby, sembari menambahkan, dalam Debat Publik besok, beberapa orang Panelis dari kalangan Profesional Akademis akan dihadirkan. (tra)