Iklan

Senin, 21 Desember 2020, 11.39.00 WIB
Last Updated 2020-12-21T04:39:48Z
Anak Negeri

Pewarta Polres Binjai.& Lira Liburan Sambil Tanam Pohon

Berita Viral

 

Wartawan Binjai saat dilokasi penanaman. 

Binjai - Metrolangkat-binjai.com


Jelang akhir tahun 2020 Pewarta Polres Binjai melakukan wisata sekaligus penghijauan dengan mengunjungi kawasan konservasi Kukam Hijau di Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, Tepatnya di Dusun IV Srirejo, Desa Pasar VI Kwala Mencirim, Minggu (20/12).


Kegiatan yang diwarnai dengan penanaman pohon di beberapa titik di kawasan konservasi yang luasnya mencapai 10 Hektar ini juga dihadiri Walikota Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kota Binjai, Ir. Eddy Aswari SH. MM. 



Pada kesempatan itu, Ketua Pewarta Polres Binjai, Dedi Anora, menyebut bahwa kunjungan ke kawasan konservasi dilakukan dalam rangka liburan akhir tahun. 

Dan kegiatan kali ini disebutnya bukan hanya diikuti anggota pewarta Polres, namun wartawan diluar anggota juga turut serta dalam acara yang digelar.


"Liburan akhir tahun 2020 kali ini sengaja dilaksanakan di Kawasan Konservasi Kukam Hijau. Hal itu sebagai bentuk kontribusi kami dalam penghijauan lingkungan. Sebab dengan dilakukannya penanaman pohon secara berkala akan mencegah terjadinya kegersangan di Indonesia, khusunya di lokasi ini," ujarnya.


Ditempat yang sama, Burhan selaku pengelola mengatakan, dibuatnya kawasan konservasi Kukam Hijau bertujuan untuk menciptakan lokasi wisata edukasi, dimana siapa pun yang berkunjung tidak hanya datang dan pulang, namun juga bisa mendapat ilmu yang bermanfaat.


"Para pengunjung bisa lebih mengenal berbagai jenis tanaman dan pohon yang ada disini. Setiap pengunjung boleh membawa bibit pohon dan menanamnya disini. Kendati pun begitu, pihak kami juga telah menyediakan beberapa bibit pohon yang siap tanam jika tamu ingin mencobanya (menanam)," ujar mantan Kades Desa Pasar Enam Kwala Mencirim, Periode 2010-2016 itu kepada wartawan.


Menurut Burhan, kawasan Konservasi Kukam Hijau di Kabupaten Langkat ini sudah cukup lama berjalan. Setidaknya sudah dalam kurun waktu sekitar 6 tahun belakangan ini.


"Hingga saat ini, terdapat sebanyak 120 jenis tanaman telah tumbuh di lahan ini. Maka kami me-edukasi tiap pengunjung untuk selalu menanam, menjaga dan merawat," terangnya.


Selain itu, Burhan mengharapkan agar pihak-pihak yang terkait sekiranya dapat mendukung memaksimalkan kawasan konservasi kukam hijau. (tra)