Iklan

Rabu, 23 Desember 2020, 21.43.00 WIB
Last Updated 2020-12-23T14:43:43Z
Berita Terkini

Tak Terbukti Lakukan Pencurian, Majelis Hakim Bebaskan Doyok Dari Penjara

Berita Viral
Terdakwa Arihta Sitepu yang dibebaskan majelis hakim diabadikan bersama penasehat hukumnya. 

Binjai - Metrolangkat-binjai.com


Peristiwa tuduhan pencurian yang berakibat pengeroyokan terhadap Edi Aritha Sitepu, Alias Doyok (37) warga Dusun Mawar, Desa Padang Brahrang, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, yang terjadi di Pasar VII Paya Jambu, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, pada 19 Juli 2020 lalu, akhirnya tidak terbukti.


Pasalnya, akibat tuduhan tersebut, Edi Aritha Sitepu sempat berurusan dengan pihak kepolisian, bahkan korban telah merasakan dinginnya jeruji besi. Namun, setelah proses panjang selama 5 bulan, Edi Aritha Sitepu akhrinya bebas karena tidak terbukti melakukan Tindak Pidana sebagaimana yang didakwakan.


Hal tersebut tidak terlepas dari peran penasehat hukum Edi Aritha Sitepu, yakni Oscar Leonardo Tampubolon SH dan Arifach Nurjanah SH.


Terkait hal itu, Kuasa Hukum Oscar Leonardo Tampubolon SH menyebutkan bahwa berdasarkan petikan putusan pengadilan Langkat dengan nomor : 837/Pid.B/2020/PN Stabat, Edi Aritha Sitepu Alias Doyok dinyatakan bebas karena tidak terbukti melakukan pencurian.


"Terimakasih kepada Pengadilan Negeri Langkat, sebab telah mengambil keputusan dengan adil dan telah memulihkan hak-hak, kedudukan harkat serta martabatnya, karena klien kami memang tidak benar melakukan pencurian," Ujarnya, Rabu (23/12) saat dikonfirmasi awak media di Kota Binjai.


Senada, Arifach Nurjanah SH pun turut meapresiasi langkah yang diambil Pengadilan Negeri Langkat. Karena menurutnya, keputusan itu sesuai dengan fakta yang sebenarnya.


"Terimakasih kepada Majelis Hakim Pengadilan Negeri Stabat, khususnya Hakim Ketua Andriyansyah SH,

Dr Edy Siong SH M.Hum dan Yusrizal SH MH selaku hakim anggota, juga untuk panitera pengganti Artanta Sihombing SH, kerena melalui putusan ini, beliau memerintahkan agar Edi Aritha Sitepu dibebaskan dari tahanan karena tidak terbukti secara sah melakukan pencurian. Dan pada Senin 21 Desember kemarin akhirnya klien kami bebas," ungkapnya.


Sesuai dengan petikan putusan Pengadilan Negeri (PN) Stabat, tertanggal 15 Desember 2020, yang diterima awak media, diputuskan bahwa terdakwa Edi Arihta Sitepu Alias Doyok tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan Tindak Pidana sebagaimana didakwakan dalam dakwaan. 


Akhirnya, PN Stabat membebaskan terdakwa dari dakwaan penuntut umum, serta memerintahkan agar terdakwa dibebaskan dari tahanan setelah putusan diucapkan, memulihkan hak-hak terdakwa dalam kemampuan, kedudukan harkat serta martabatnya, menetapkan barang bukti berupa 1 unit kotak HP Merk Oppo A37 serta 1 buah dompet berwarna hitam dikembalikan kepada saksi AZ dan membebankan biaya perkara kepada Negara. (*)