Iklan

Selasa, 01 Desember 2020, 20.56.00 WIB
Last Updated 2020-12-01T13:56:25Z
Berita Hari Ini

Warga Soal Pembangunan Hotmix Di Air Hitam, Rekanan : Bilang Sama Warga Pembangunan Ini Pakai Uang PU Bukan Masyarakat..

Berita Viral

Proyek jalan Aspal Hotmix yang disoal masyarakat itu tanpa plank proyek. 

Gebang Metrolangkat-binjai.com


Pembangunan aspal Hotmik di Dusun 5,Desa Air Hitam,Kecamatan Gebang ,Kabupaten Langkat yang dikelola oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) rawan korupsi serta menjadi perbincangan warga.


Sebab proyek yang dikerjakan tanpa plang proyek sebagaimana mestinya. Menurut informasi yang didapat  dari lapangan, melalui salah satu pekerja.Mereka tidak dapat menjelaskan tentang data volume yang dikerjakan.


Kami tidak tau detail pembangunan ini bang berapa biayanya,kami cuma pekerja,kalau abang mau tau lebih lanjut abang hubungi saja pemborongnya namanya sitorus.

Ini nomer hapenya ketus pekerja sambil menyodorkan kontak orang dimaksud. Terpisah,beberapa warga saat dimintai keterangan mengenai pembangunan aspal hotmix ini mengatakan tidak tau menahu.

Saya tidak tau bang berapa panjang dan lebar pembangunan jalan ini. Katanya jalan aspal yang mau dibangun.Ada yang bilang jalan yang akan diaspal sepanjang 450 meter,ada juga yang bilang 400 meter.

Karena gak ada plang proyeknya bang jadi kita ngak tau berapa volume pastinya. Setau kami setiap pembangunan pasti ada plang proyek tapi ini tidak ada." Ujar warga heran. 


Terpisah,Sitorus yang disebut sebagai rekanan proyek ini saat dikonfirmasi  melalui seluler mengenai tidak adanya plang proyek terpasang mengatakan Plang belum dipasang karena pekerjaan masih awal dikerjakan dan masih proses penimbunan bahu jalan.


" Ia belum dipasang memang, lagian proyek ini bukan pakek dana warga setempat membangunya,bilang sama warga itu ini pakek uang PU membangun nya. 

Disinggung tentang pengawasan pengerjaan,Torus mengatakan bahwa ada pihak dinas PU yang mengawasi tanpa harus dirinya turun ke lapangan proyek.

Kalau aku ngak tau kapan turun kelapangan, lagian ngapain pulak aku turun orang adanya pengawas dari PU yang mengawasi. "Ujar Sitorus. 


Torus juga menambahkan, seharusnya warga sekitar bersyukur jalannya sudah dibangun dan kalau bisa warga suruh nyumbang bikin kopi buat pekerja, sebab jalan mereka yang kita bangun ini.

" Harusnya warga itu bersyukur karena ngak diminta uangnya membangun jalan itu,ikutlah berpartisipasi buatkan kopi pekerja misalnya. 

Kalau depan rumahku yang dibangun uda pasti aku buatkan kopinya Buat pekerja itu.Oke lah bang,besok kupasang plang proyeknya." Ujar rekanan ini enteng sembari menutup telfon.(Ang)