-->

Iklan

Begini Pengakuan Warga Soal Amblasnya Jalan Lintas Desa Batu Melenggang

Jumat, 22 Januari 2021, 14.08.00 WIB Last Updated 2021-01-22T07:08:25Z

 

Jalan Banda Aceh - Medan di Desa Batu Melenggang yang amblas.

Langkat-Metrolangkat-binjai.com

Amblasnya ruas jalan Banda Aceh - Medan tepatnya di Desa Batu Melenggang, Kecamatan Hinai menjadi tanda tanya besar ditengah masyarakat, khususnya di Kabupaten Langkat. 

Bahkan, perusahaan pengolahan kayu disana, sempat dituding menjadi penyebab utama amblasnya jalan karena menggali parit persis di depan pabrik itu.


Namun, setelah ditelusuri, pelaku pengorekan parit yang diduga menjadi penyebab jalan tersebut amblas bukanlah dari pihak perusahaan pengolahan kayu, melainkan dari kesepakatan masyarakat sekitar yang menjadi korban banjir beberapa waktu lalu. 


Awalnya, warga Desa Batu Melenggang yang menjadi korban banjir menuntut pihak pengusaha pengolahan kayu untuk melakukan normalisasi parit. 

Pihak pengusaha pun menyetujui permohonan warga dan menunjuk salah seorang warga untuk melakukan normalisasi parit.


Seorang warga yang bernama Budi mengaku, bahwa dirinya lah yang menurunkan alat berat untuk melakukan normalisasi parit. 

"Itupun atas persetujuan dan kesepakatan masyarakat. Kami korek parit itu dan biayanya dibantu oleh pihak pengusaha," beber Budi, Kamis (21/1) sore.


Material parit itu, kata Budi, kemudian diangkut oleh Acien dengan menggunakan dumptruk, karena tidak ada anggaran untuk mengangkut material galian parit. 

"Kami pakai truknya (Acien) secara cuma-cuma dengan catatan, material parit itu dibawa ke lokasinya. Jadi, gak benar kalau material parit itu kami perjualbelikan," lanjutnya.


Kemudian, dalam pengorekan parit gak sampai 5 meter, seperti yang diisukan ditengah masyarakat. Kedalaman parit hanya lebih kurang 2 meter.

 "Bagian parit yang di sisi jalan tidak disentuh sama sekali. Jadi, kalau jalan itu amblas bukanlah karena pengorekan parit, tapi karena faktor alam yang belakangan ini selalu tergenang air," terang Budi.

#Sudah Ditinjau Dinas PU Provsu

Amblasnya jalan di Desa Batu Melenggang sempat viral di media sosial dan media massa. Informasi itu langsung mendapat respon positif dari Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara. 

Dinas yang membidangi masalah jalan itu berjanji akan segera memperbaiki jalan yang sangat beresiko menelan korban itu.


"Kemarin, aku dan pihak perusahaan sudah ketemu sama orang dinas dari provinsi. Mereka (Dinas PUPR) juga sudah mengecek kedalaman parit dan tidak ada masalah dengan parit itu.

 Jadi, jangan asal menuding orang. Kita berbuat untuk kepentingan masyarakat," pungkasnya.


Hal senada juga disampaikan oleh Camat Hinai Muhammad Nawawi SSTP MTP via telepon selulernya. Nawi mengaku, bahwa pengorekan parit itu berdasarkan permohonan masyarakat.


 "Kemarin banjir menggenangi sebagian pemukiman masyarakat di Batu Melenggang. Mereka minta agar pengusaha pengolahan kayu untuk menggali parit di depan pabrik itu," ungkap Nawi, Jum'at (22/1) pagi.


Untuk operasionalnya, lanjut Nawi, pihak pengusaha yang memfasilitasi warga. "Terserah pengerjaannya secara manual atau menggunakan alat berat. 

Pengusaha hanya membantu biaya pengerjaannya dan warga disana yang bernama Budi yang dipercaya untuk pengerjaannya. Alhamdulillah, setelah parit digali, airpun mengalir dan banjir bisa teratasi," sambungnya.


Untuk sementara waktu, kepada pengendara yang melintas disana diharapkan untuk selalu berhati-hati. "Kemarin, bersama Wakapolsek Hinai dan Bhabinsa dah kami pasang rambu di lokasi jalan amblas itu, agar pengendara bisa berhati-hati," pungkasnya. (Ahmad)




Komentar

Tampilkan

Terkini

Nasional

+