-->

Iklan

Ketua DPD KNPI Deli Serdang,Ok Alamsyah Minta Kapoldasu Tutup Diskotik Sky Garden, Diskotik Cafe Duku Dan Cafe Champion Diduga Tempat Transaksi Narkoba Dan Maksiat

Minggu, 24 Januari 2021, 17.01.00 WIB Last Updated 2021-01-24T10:03:09Z

 

Ok Alamsyah Ketua DPD KNPI Deli Serdang. 


Binjai - Metrolangkat-binjai.com


Ketua Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, OK Alamsyah S.pd, meminta kepada Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Martuani Sormin, agar menindak tegas dua Diskotik dan Cafe yang ada di wilayah hukum Polres Deli Serdang, dan satu Cafe di wilayah hukum Polres Langkat.


Permintaan OK Alamsyah bukan tanpa alasan. Sebab menurutnya, dua Diskotik dan Cafe yang ada di wilayah hukum Polres Deli Serdang, serta satu Cafe di wilayah hukum Polres Langkat, diduga sebagai tempat peredaran Narkoba serta lokalisasi perjudian. 


Adapun lokasi "Dugem" itu yakni Diskotik Sky Garden yang diketahui milik ST, Diskotik Cafe Duku milik Kur, serta Cafe Champhion milik Sup.


Ketiga tempat lokasi hiburan yang diduga sebagai tempat transaksi Narkoba dan lokasi perjudian itu juga disebut sebut tidak mematuhi aturan Protokol Kesehatan (Prokes) di masa Pandemi Covid-19. Padahal ketiga tempat "dugem" tersebut selalu ramai dikunjungi dari berbagai kalangan lapisan masyarakat, baik dari kota Binjai, Deli Serdang, Langkat bahkan dari kota Medan. 


Dikhawatirkan, ketiga tempat maksiat itu dapat memunculkan klaster baru penyebaran Covid-19 di kota Binjai, Deli Serdang dan Langkat serta Kota Medan.


Lebih lanjut dikatakan OK Alamsyah, ketiga Diskotik dan lokasi perjudian ini lokasinya berdekatan dengan kecamatan Binjai Selatan, Kota Binjai. Hanya berbatasan dengan Sungai Mencirim.


"Jadi tidak heran jika masyarakat kota Binjai  sangat resah dan keberatan jika lokasi Diskotik dan Cafe disana tetap buka. Karena korbannya kebanyakan anak anak muda dan remaja di kota Binjai,"  ujar tokoh pemuda di Deli Serdang itu kepada awak Media, Minggu (24/1).


Untuk itu, OK Alamsyah kepada sejumlah awak media mengakui bahwa pihaknya sudah banyak menerima laporan dan  keluhan dari sejumlah  tokoh dari Kota Binjai tentang operasional ketiga Diskotik yang dengan bebasnya menjalankan bisnis haramnya itu dan memberikan dampak buruk bagi warga di kota Binjai umumnya, dan khususnya di Kecamatan Binjai Selatan.


Menurut informasi yang diterimanya, ketiga tempat maksiat yang berkedok Diskotik dan Cafe itu diduga dengan bebasnya memasarkan narkoba kepada pengunjungnya. Selain juga permainan judi dari berbagai bentuk perjudian, lokasi mesum dengan mendatangkan ABG (Anak Baru Gede) dari segala penjuru kota Binjai, Deli Serdang dan bahkan dari Medan.


"Pokoknya ngeri lah!! kayak Las Vegas kota Binjai walaupun lokasinya masuk wilayah Deli Serdang dan Langkat," ujar tokoh masyarakat kota Binjai sebagaimana yang ditirukan oleh OK Alamsyah.


Tidak hanya itu, lanjutnya, korban korban Narkoba dan perjudian juga sudah sangat banyak yang berjatuhan, bahkan rata rata penduduk kota Binjai. Apalagi dampaknya secara langsung dirasakan oleh masyarakat kota Binjai seperti maraknya kasus kasus pencurian dan perampokan serta pembegalan yang diduga akibat ketagihan narkoba dan judi.


Bahkan OK Alamsyah menyebutkan, ada informasi yang diterimanya jika belum lama ini ada kasus perkosaan di Diskotik Sky Garden akibat menkonsumsi narkoba. Juga disebut sebut ada pengunjung yang meninggal akibat over dosis menggunakan Narkoba. Namun kasus itu tidak sampai ke aparat Kepolisian karena pemiliknya disebut sebut punya kedekatan dengan aparat hukum di Deli Serdang dan Kota Binjai.


"Untuk itu, DPD KNPI Deli Serdang  minta kepada Kapoldasu Irjen Pol.Martuani Sormin, agar segera menindak tegas oknum oknum pemilik ketiga Diskotik dan Cafe yang sudah sangat meresahkan masyarakat kota Binjai dan menutupnya secara permanen," demikian OK Alamsyah meakhiri pembicaraannya. (Red) 

Komentar

Tampilkan

Terkini

Nasional

+