-->

Iklan

Makin Ganas, Satu Malam 5 Lembu Warga Bahorok Dimakan Harimau

Senin, 11 Januari 2021, 19.47.00 WIB Last Updated 2021-01-11T12:47:55Z

 Langkat - Metrolangkat-binjai.com


Tidak tanggung tanggung, kali ini sebanyak 5 ekor Lembu peliharaan warga di mangsa oleh Harimau liar di areal Kebun Kelapa Sawit yang  berada di Dusun Batu Katak, Desa Batu Jonjong, Kabupaten Langkat, Senin (11/1) Pagi.


Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh Sadikin (46) warga Dusun Batu Katak, Desa Batu Jonjong, Kabupaten Langkat, disaat dirinya hendak menggembala ternak.


Berdasarkan kronologis yang disampaikan oleh Sadikin, pada hari Senin (11/1) pagi sekitar jam 07.00 Wib, ia berangkat dari rumahnya yang berjarak sekitar 500 Meter menuju Kebun Kelapa Sawit milik Almarhum Mahyuddin, yang berlokasi di Dusun Batu Katak, Desa Batu Jonjong.


Setibanya di lokasi, Sadikin pun terkejut. Sebab, dari 11 ekor Lembu yang digembalanya, 5 ekor lembu Betina ( 3 ekor induk ,2 ekor anak-an) sudah dalam keadaan mati, dan diduga kuat akibat di mangsa Harimau liar.


Menurutnya, Lembu yang digembalanya tersebut merupakan milik Ucok, warga Sukamaju, Kelurahan Pekan Bahorok, Kabupaten Langkat. Sedangkan dirinya hanya dipercaya untuk menggembalanya saja.


Masih menurut Sadikin, sebelum di mangsa Harimau liar, dari 11 ekor Lembu yang ada, beberapa ekor diantaranya diikatkan ke batang pohon Sawit

. Sedangkan 1 ekor lagi dibiarkan lepas walau bertali, namun tidak diikatkan ke batang Sawit. Sedangkan 2 ekor anak Lembu dilepas di areal perkebunan Sawit tersebut.


Sontak ia kaget setibanya di areal kebun kelapa sawit milik almarhum Mahyuddin. Sebab saat dilihat, 1 ekor Lembu Induk telah mati dengan kondisi pada bagian daging belakang ekor telah hilang  sebagian, sedangkan leher tampak bekas gigitan taring Harimau.


Melihat kondisi tersebut, Sadikin lalu berinisiatif melakukan pemantauan dengan berkeliling menelusuri lokasi. 

Saat itu ia kembali menemukan 2 ekor Lembu induk lainnya dan 2 ekor anakan Lembu juga telah mati bekas gigitan taring Harimau dilehernya, namun keempat ekor dalam keadaan badan masih utuh.


Terkait hal itu, awak media mencoba melakukan konfirmasi kepada Camat Bahorok, Dameka Putra Singarimbun, Senin (11/1). 

Menurutnya, kejadian itu benar terjadi. Ia juga mengatakan jika pihaknya tetap berkordinasi dengan Instansi terkait, dan menghimbau agar warga lebih berhati hati dan mewaspadai akan kejadian tersebut.


"Untuk sementara waktu, ternak milik warga dihimbau digembala di sekitar kampung pemukiman warga sembari menunggu kebijakan dan tindakan dari BKSDA, TNGL dan Kehutanan untuk evakuasi Harimau tersebut," ucap Dameka. (tra) 

Komentar

Tampilkan

Terkini

Nasional

+