-->

Iklan

Ngeri...! 60 % PN Stabat Sidangkan Perkara Narkoba

Rabu, 13 Januari 2021, 07.37.00 WIB Last Updated 2021-01-13T00:37:47Z
Ka BNN Kab Langkat AKBP H Zaini saat menerima kunjungan PWI Langkat. 

Langkat-Metrolangkat-binjai.com


Sampai sekarang narkoba masih menjadi momok dan musuh kita bersama. 


Karena itu,  dibutuhkan langkah-langkah yang konkrit untuk mencegah dan memberantasnya agar penyalahgunaan dan peredaran gelap barang haram tersebut tidak semakin meroket. 


Ketua PN. Stabat Klas I B, As'ad Rahim Lubis, SH, MH menegaskan,  dalam kurun 3 tahun belakangan ini perkara narkoba telah mendominasi di PN. Stabat.


Pada tahun 2020 yang lalu misalnya, 60 persen perkara yang masuk dan diputus adalah perkara narkoba. 


Ya, perbandingannya 1.061 perkara pidana dan 77 perdata, 

     

" Sedangkan hakim yang bertugas ada 9. Lebih 60 persen adalah perkara narkoba," ujarnya. 


Jadi,  Langkat benar-benar sudah darurat narkoba.  Hal itu disampaikan As'ad kepada para pengurus PWI Langkat saat audensi di PN. Stabat Klas I B,  Selasa (12/1).


Hal yang sama disampaikan oleh Kepala BNN Kabupaten Langkat,  AKBP Dr. H. Ahmad Zaini, SH, MH saat audensi di kantor BNN Kabupaten Langkat pada hari yang sama.  Karena itu,  dengan tegas dia mengajak, mari satukan masyarakat untuk membentuk relawan anti narkoba." Itu kuncinya.


Targetnya,  bisa terbentuk RAN (Relawan Anti Narkoba) di seluruh desa dan kelurahan untuk mewujudlan Desa Bersinar," ujarnya, karena yang terjadi sekarang di tengah-tengah masyarakat, akibat narkoba kriminalitas meningkat, perpecahan keluarga meningkat,  termasuk perceraian antar suami-istri. 

    

 Lebih lanjut,  mantan Kapolsek Pkl. Brandan itu pun menambahkan, itulah tanggung jawab kita. Lalu,  dia pun mengambil contoh kota


 Pkl.  Brandan yang sudah sangat mengkhawatirkan, karena sudah darurat narkoba tapi masyarakatnya tak berani bertindak. 


  " Bisanya hanya diam dan menjaga keluarganya masing-masing, tak berani bertindak. Padahal, kalau masyarakatnya mau dan berani, mereka bisa menghempang para pemakai, pecandu dan pengedar narkoba agar tidak mengotori kampung mereka. 


Yah,  seperti masyarakat Desa  Namo Sialang, " ujarnya seraya memuji Kepala Desa Namo Sialang yang berani dan mau menjadi pelopor Desa Anti Narkoba di Kabupaten Langkat.(red) 

Komentar

Tampilkan

Terkini

Nasional

+