Iklan

Senin, 11 Januari 2021, 22.06.00 WIB
Last Updated 2021-01-11T15:13:11Z
Berita Terkini

Sadis, Sartini Ditemukan Tewas Dengan Kondisi Pisau Menancap Diperut

Berita Viral

 


Binjai - Metrolangkat-binjai.com


Warga yang berada di sekitar Dusun Sei Ruan, Desa Beruam, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, digegerkan karena salah seorang warga mereka yang diketahui bernama Sartini (55) ditemukan tewas tergeletak dengan sebilah pisau menancap di perut bagian bawah. 


Sontak, warga disana pun beramai ramai memadati kediaman korban guna mengetahui kondisi terakhir.


Demikian juga dengan pihak Kepolisian yang langsung turun guna mengamankan lokasi dan meidentifikasi jenazah korban, Senin (11/1). 


Salah satu saksi mata yang mengaku bernama Ponikem alias Atik (40) mengatakan, pagi sekitar pukul 07.00 Wib, dirinya sudah mencoba berulangkali memanggil korban. Namun sayang, hingga lelah memanggil tak satupun ada yang menyahut dari dalam rumah. 


Merasa penasaran, dirinyapun mencoba terus memanggil korban yang bermaksud untuk mengantar belanjaan yang dipesan oleh korban hingga akhirnya Atik pun masuk untuk menemui korban karena melihat pintu belakang yang tidak terkunci. 


Alangkah terkejutnya saat Atik masuk kedalam rumah dan melihat kalau korban sudah tergeletak dengan kondisi pisau tertancap dibagian perut bawah. 


"Aku lihat udah berdarah sekujur badannya dan kulihat juga ada pisau yang menancap dibagian perut," tuturnya. 


Karena melihat itu, diapun berteriak minta tolong dan membuat warga sekitar berdatangan ke lokasi. Teriakan itu didengar saksi lain, yakni Tarman, Warto (48) serta Musiran (58) juga Darmo, anak kandung korban dan warga sekitar. 


Tidak berselang lama, aparat kepolisian dari Polsek Kuala, juga datang ke lokasi. Petugas pun akhirnya mengamankan lokasi dan melakukan identifikasi korban. 

Dari lokasi ditemukan barang bukti sebilah pisau yang menancap di tubuh korban, sebuah Senter yang masih menyala, pecahan pintu samping rumah yang dirusak, pecahan batu  Batako, serta sepucuk Senapan Angin yang masih menempel dekat tubuh korban. 


Dari lokasi juga diamankan dua buah kayu bercak darah lebih kurang panjang 50 Cm, sebuah bambu panjang kurang lebih 1,20 Cm dan sebuah besi bulat panjang kurang lebih 1,5 Meter. 


"Saat ini kita masih olah tempat kejadian perkara (TKP)," kata Kapolsek Kuala AKP Bevan, saat dihubungi via selularnya. 


Sementara dari luka korban, lanjut AKP Bevan, terdapat bekas luka bacokan pada pergelangan lengan Kiri, luka sayatan pada leher, luka pada pipi sebelah kanan dan luka tusuk pada perut bagian bawah dekat kemaluan, serta luka pada kepala sebelah kiri. 


"Dugaan sementara korban meninggal karena dibunuh, untuk motipnya masih kita dalami," tegas Kapolsek Kuala. (Red)