Iklan

Rabu, 20 Januari 2021, 09.01.00 WIB
Last Updated 2021-01-20T02:01:39Z
Berita Hari Ini

Satpam BRI Batang Serangan Diduga Nyambi Calo Penyaluran BPUM

Berita Viral
BRI Batang Serangan

B Serangan-Metrolangkat.com

Kepala Unit BRI Batang Serangan, Iskandar Syahputera diminta harus ikut bertanggungjawab karena diduga sudah membiarkan maraknya praktek pencaloan penyaluran BPUM (Bantuan Produktif Usaha Mikro) di wilayah kerjanya tersebut. 

Pasalnya, tersiar kabar kalau salah seorang oknum Satpam disana berinisial SG diduga telah menjadi calo dengan meminta imbalan uang jasa sebesar Rp200 ribu kepada penerima bantuan.


Hal itu terungkap dari adanya pengakuan salah seorang penerima bantuan berinisial Mur warga Dusun Tahun XI, Desa Sei Bamban, Kec. Batang Serangan, Kab. Langkat, kepada wartawan. Kata Mur, awalnya dia datang ke BRI. Lalu bertemu dengan oknum Satpam tersebut.


"Kubilang sama dia kalau aku mau ngurus bantuan, terus dibilangnya nanti dibantu. Aku disuruhnya pulang dulu nunggu telepon di rumah," ujarnya.


Siangnya, ucap Mur, dirinya mendapat telepon untuk kembali datang ke BRI. Disana dia kembali oknum Satpam.


"Nanti kakak jumpai aku di kantin itu ya kak," ujar sumber menirukan ucapan oknum Satpam.


Ketika di kantin, Mur kembali bertemu dengan oknum Satpam. Lalu, Mur disuruh menandatangani berkas yang sudah disiapkan di dalam kantin tersebut.


"Udah gitu aku pun masuk ke dalam bank. Dan memang urusannya cepat gak harus ikut antrian," sebutnya.


Sebelum pulang, oknum Satpam tersebut cepat-cepat menemui Mur. Kata oknum tersebut, sebelum pulang Mur diminta harus foto dulu dan menemui kakak kantin sebelah.


"Gitu kudatangin ke kantin sama kakak kantin sebelah itu dibilangnya kena Rp200 ribu. Pas kutanya kok ada potongannya, kata kakak itu iya peraturan baru," jelasnya.


Kepala Unit BRI Batang Serangan, Iskandar Syahputera saat ditanyai menengenai tindakan dan tanggapannya terkait dugaan pungli yang dilakukan oknum security berinisial SG tersebut melalui via WhatsApp, Rabu (20/01) 08.39 WIB engan menjawab, walaupun pesan WhatsApp tersebut sudah masuk dan sudah ada tanda check list dua berwarna biru. (Zar)